PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Pencarian nelayan yang hilang diterjang ombak di perairan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Suparto, 52, masih terus dilakukan.
Sampai pencarian di hari kelima Jumat (13/2), tim Sar Gabungan memilih tidak memperluas pencarian.
Sebab tim meyakini, korban yang berasal dari Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, berada di area 71,8 kilometer persegi berdasarkan arah angin, yang cenderung mengarah ke timur. Sampai hari kelima penyisiran masih belum membuahkan hasil.
Koordinator Tim Sar Gabungan Gani Wiratama menyampaikan, di hari ketiga hingga ke lima, pihaknya tidak memperluas area pencarian. Tetap fokus di area pencarian seluas 71,8 kilometer persegi.
Dari lokasi kejadian kecelakaan, pencarian ke sisi barat dilakukan hingga Desa Semare, Kecamatan Kraton.
Di timur, pencarian dilakukan di wilayah Pasir Panjang hingga wilayah Kecamatan Lekok dengan jarak kurang lebih, 14,5 kilometer.
Sementara di sisi utara, dilakukan dari dermaga 5,2 kilometer. Sebab berdasarkan hasil evaluasi yang didasari arah angin dan ombak, objek berada di area penyisiran tersebut. Sehingga, hal inilah yang membuat perluasan penyisiran tak dilakukan.
“Tidak diperluas sejak hari ketiga. Karena dari arah angin, target pencarian diperkirakan berada di dalam jangkauan luas pencarian,” katanya.
Gani melanjutkan, sama seperti sebelumnya, area pencarian dibagi 3 sektor.
Sektor 1 perahu karet BPBD Kabupaten Pasuruan dan speed Satpolairud Polres Pasuruan Kota berada di area penyisiran sebelah barat.
Sektor 2 perahu karet BPBD Pasuruan Kota dan speed KSOP kelas IV Probolinggo di area muara Pelabuhan Pasuruan, Kelurahan Panggungrejo sampai batas Kota paling timur.
Sementara Sektor 3, perahu karet Basarnas Jatim ke timur sampai area Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
“Sampai saat ini, pencarian dilakukan. Korban, masih belum ditemukan,” akunya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin