PASURUAN, Radar Bromo - Terlampauinya target perikanan budi daya di Kota Pasuruan pada tahun lalu, membuat Dinas Perikanan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, optimis.
Mereka memasang target tahun ini bisa naik dua persen dibanding capaian tahun lalu. Produksi ikan budi daya tahun ini, dipatok sebesar 2.715 ton.
Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Muallif Arif menyebut tahun ini perikanan budi daya ditarget bisa naik sebesar dua persen dari perolehan 2025.
Artinya, dipatok bisa naik 53 ton. Sehingga tahun ini diharapkan bisa tercapai 2.715 ton.
"Seperti tahun sebelumnya. Kami harap bisa naik dua persen. Ada kenaikan 53 ton dari perolehan 2025," katanya.
Ayik-sapaannya-menyebut tinggi rendahnya perikanan budi daya dipengaruhi oleh produksi dari petani budi daya.
Tahun lalu, penyumbang tertinggi berasal dari ikan bandeng. Disusul oleh gracilaria verrucosa atau rumput laut merah yang menghasilkan agar-agar.
Pihaknya optimistis, target tersebut bisa tercapai. Berdasarkan pengalaman dua tahun terakhir, volume perikanan budi daya terus mengalami kenaikan. Tahun lalu dari target 2.629 ton bisa terealisasi 2.662 ton.
"Petani tambak, panen tidak bersamaan. Kadang ada yang sudah panen, ada pula yang masih berproduksi," jelas Ayik. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin