BANGIL, Radar Bromo - Tembok penahan tanah (TPT) jembatan penghubung desa di Dusun Taman Timur, Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo, ambrol setelah tergerus derasnya aliran sungai.
Akibat kejadian tersebut, akses jembatan kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan, ambrolnya TPT dipicu meningkatnya debit air sungai dalam beberapa hari terakhir.
Arus deras menggerus fondasi hingga struktur penahan kehilangan kekuatan.
“Aliran air sungai yang sangat deras menggerus struktur TPT sampai akhirnya ambrol,” kata Sugeng.
Hasil asesmen di lapangan menunjukkan, TPT yang rusak memiliki panjang sekitar 6 meter, tinggi 5,5 meter, dan lebar 3 meter.
Kondisi tersebut membuat jembatan tidak lagi aman dilalui kendaraan roda empat.
“Kendaraan roda empat tidak bisa melintas karena berisiko terhadap keselamatan. Pengguna jalan harus memutar lewat jalur desa,” tegasnya.
Sebagai langkah darurat, petugas memasang terpal dan garis polisi di area jembatan yang terdampak guna mencegah potensi bahaya lanjutan bagi warga.
“Kami sudah lakukan asesmen dan pengamanan lokasi. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk penanganan berikutnya,” jelas Sugeng. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin