PASURUAN, Radar Bromo - Sederet insiden kecelakaan terjadi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Satlantas Pasuruan Kota mencatat, ada enam insiden kecelakaan selama Operasi Lilin Semeru. Dari rentetan kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia.
Jika dibandingkan tahun lalu, angka kecelakaan yang terjadi selama Nataru, cenderung sama.
Tahun lalu, terjadi enam kali kecelakaan dengan enam orang luka ringan. Tahun ini, korban luka ringan sebanyak tujuh orang.
Sementara kerugian materiil, mencapai Rp 14.150.000. Jumlah itu naik dari momen Nataru sebelumnya, sebesar Rp 6,3 juta. Laka lantas ini melibatkan kendaraan roda dua.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan menuturkan operasi yang dilaksanakan dalam rangka pengamanan Nataru berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Tidak ada kejadian menonjol ataupun kemacetan yang terjadi selama libur Nataru.
"Kami tidak hanya berfokus pada pengaturan dan kelancaran arus lalu lintas. Tetapi juga pada upaya preventif dan preemtif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," katanya.
Perwira dengan tiga balok di pundaknya ini mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan dalam berlalu lintas.
Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya kemacetan lalu lintas di beberapa titik dan tempat wisata. Serta angka kecelakaan lalu lintas cenderung menurun.
"Satlantas Polres Pasuruan Kota tetap berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan pendekatan humanis kepada masyarakat," tutur Amrullah. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin