PASURUAN, Radar Bromo - Wisatawan dari luar daerah semakin mudah dalam menikmati destinasi wisata di Kota Pasuruan.
Pemkot memasang papan informasi wisata di 12 titik. Wisatawan bisa mengetahui destinasi unggulan di sekitarnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Dyah Ermitasari mengungkapkan papan informasi wisata ini dipasang, awal Desember. Papan ini memberi informasi destinasi unggulan di Kota Pasuruan.
Lokasi pemasangannya di Tourism Information Centre (TIC), depan stasiun, kantor Dinas Perikanan, depan GOR Untung Suropati (Unsur), depan taman kota, depan Stadion Unsur, Taman Tematik Bukir dan Terminal Wisata. Masing-masing tersedia satu papan informasi.
Selain itu, papan informasi juga dipasang di Alun-Alun Kota dan di kawasan Payung Madinah. Di lokasi ini, masing-masing ada dua papan informasi.
Dipasang di sisi utara dan selatan. Papan informasi memuat destinasi wisata unggulan.
"Wisatawan bisa memindai barcode di papan informasi. Di situ, wisatawan bisa mendapat informasi terkait potensi kuliner hingga hotel yang tersedia," katanya.
Mita-sapaanya menyebut pengecualian di TIC dan Terminal Wisata, di lokasi lain, papan informasi hanya memuat destinasi unggulan di sekitar tempat itu.
Misalnya di taman kota, wisatawan mendapatkan informasi soal destinasi titik nol, Pusat Penelitian Perkebunan Gula (P3GI) Pasuruan, Stadion Unsur dan makam Mbah Slagah.
Begitu pula jika wisatawan melihat papan informasi di Stadion Unsur. Di lokasi ini, wisatawan diberi petunjuk soal destinasi P3GI, gedung Harmoni, taman kota dan pelabuhan.
Jika ingin lebih mengetahui sebaran daya tarik wisata, wisatawan dapat melihat peta wisata yang terletak di Terminal Wisata, TIC Kota Pasuruan dan di Jalan WR. Supratman.
Peta wisata ini dapat menjadi informasi awal sebelum menentukan kunjungan ke tiap daya tarik yang tersedia.
Di WR. Supratman, wisatawan dapat melihat galeri mini daya tarik unggulan dan sejarahnya. Sehingga wisatawan bisa lebih mengenal uniknya wisata di Kota Pasuruan.
"Dengan papan informasi ini, bisa memudahkan wisatawan yang ingin memikmati suasana kota. Kunjungan wisata bisa terimbas," sebut Mita. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin