Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau Merayakan Natal di Rumah Saudara di Pasuruan, Warga Surabaya Meninggal setelah Sempat Mengeluh Sesak Napas

Fuad Alyzen • Minggu, 21 Desember 2025 | 23:42 WIB
EVAKUASI: Personel kepolisian berama petugas medis membawa jenazah Tjin Han untuk dibawa ke RSUD dr R Soedarsono, Sabtu (20/12) lalu.
EVAKUASI: Personel kepolisian berama petugas medis membawa jenazah Tjin Han untuk dibawa ke RSUD dr R Soedarsono, Sabtu (20/12) lalu.

PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Keinginan Tjin Han, 55, untuk merayakan Natal di rumah saudara yang ada di Pasuruan, berakhir dengan pilu.

Warga yang tercatat berdomisili di RT 4/RW 1, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya lagi, mendadak meninggal, Sabtu (20/12).

Ini terjadi saat dia bertamu di rumah Eni Soeprapto, 80, di Jalan Niaga Raya, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Diduga dia terserang penyakit. Saat pemeriksaan polisi, tidak menemukan tanda kekerasan. Keluarga menolak pemeriksaan polisi, dilanjutkan. Keluarga menolak untuk diotopsi lalu membuat surat pernyataan bahwa pihak keluarga tidak mau untuk dilakukan otopsi dan meminta untuk langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, korban bertamu ke rumah Eni di Pasuruan sejak Rabu (17/12) lalu.

Ini memang menjadi kebiaannya setiap menjelang Natal. Korban rutin berkunjung ke Pasuruan setiap tahunnya.

Setiap mendekati natal, dia bertamu karena korban selama ini sebatang kara dan tidak punya keluarga besar di sebuah panti di Surabaya.

Sampai Sabtu (20/12) sekitar pukul 07.00, Cahyanto, 52, anak angkat pemilik rumah, berniat  mengantarkan sarapan untuk korban yang saat itu berada di lorong lantai menuju kamar.

Saat akan memberikan sarapan, Cahyanto melihat korban tidak bergerak sama sekali. Melihat itu Cahyanto mengajak ibunya, Eni untuk mengecek korban.

Nah, saat itulah diketahui bahwa korban sudah tidak bernyawa dengan posisi terlentang di lantai lorong kamar. “Eni lalu menghubungi Polsek Purworejo,” sampainya.

Setelah itu korban dievakuasi PSC 110 Kota Pasuruan dan dibawa ke RSUD dr R Soedarsono. Lalu membuat visum mayat dan pengecekan kondisi korban oleh dokter piket rumah sakit.

Sampai di RSUD, keluarga menolak untuk otopsi korban dan membuat surat pernyataan bahwa pihak keluarga meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Mas Jun, sapaan akrab Junaedi menambahkan, hasil dari pemeriksaan tidak ditemukan luka akibat kekerasan ataupun penganiayaan.

Keterangan saksi di rumah Eni pada hari Jumat (19/12) malam, korban sempat mengeluh sesak nafas.

“Peristiwa tersebut ditangani Polsek Purworejo, satu stel pakaian korban diamankan sebagai barang bukti,” sampainya. (zen/fun)

Editor : Fandi Armanto
#polres pasuruan kota #warga meninggal #meninggal #natal