PASURUAN, Radar Bromo-Luapan Sungai Petung di Blandongan, Bugul Kidul, Kota Pasuruan kembali melumpuhkan ruas jalur pantura Pasuruan, Kamis malam (4/12).
Arus lalu lintas di pantura pun ditutup sementara. Jalur dialihkan melewati jalan protokol kota.
Tak hanya itu, banjir juga menyebabkan banyaknya tumpukan sampah kiriman dari wilayah selatan, yang tersangkut di Jembatan Bok Wedi.
Tampak sejumlah petugas gabungan dari BPBD, Dinas SDA beserta relawan berupaya mengentas sampah yang menyumbat jembatan.
Sedikitnya terkumpul dua pikap sampah yang terangkut. Tumpukan sampah itu sebagian besar berupa kayu, ranting dan sampah rumah tangga.
Informasi yang didapat menyebutkan, banjir luapan Sungai Petung di jembatan Bokwedi ini meluap sejak pukul 19.30 WIB.
Demi keamanan, petugas kepolisian setempat akhirnya melakukan penutupan sementara arus lalin.
Semua jenis kendaraan dari arah barat dialihkan melewati jalan kota. Yakni, Jalan Wahidin tembus perempatan Purut.
Sementara kendaraan dari arah timur dilewatkan melintasi jalur lingkar selatan tembus sampai pertigaan Pasar Gadingrejo.
Dari data yang diperoleh, banjir merupakan ketiga kalinya selama dua bulan terakhir sejak musim penghujan ini.
Tepat jam 23.00 WIB, arus lalin sudah dibuka dan bisa dilewati kembali. Itu lantaran kondisi air sudah kembali surut.
Tak hanya di Kota Pasuruan, banjir juga melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan. Sejak Kamis sore, banjir menggenangi beberapa desa di Kecamatan Winongan dan Grati. (ube/mie)
Editor : Muhammad Fahmi