Usai sempat mendapatkan sorotan dari dewan karena realiasasi pengerjaan yang minim, kontraktor akhirnya bisa menyelesaikan sesuai waktu yang ditentukan.
Namun, keberadaan kantor tersebut, belum bisa dimanfaatkan. Pemfungsiannya tunggu jaringan internet siap.
Hal ini terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Kota Pasuruan, kemarin (4/12).
Sidak dilakukan sekitar pukul 10.00 dan berlangsung selama 30 menit. Dalam sidak itu, dewan meminta agar kontraktor merapikan pengecatan pada sejumlah ruangan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Suci Mardiko menyebut secara keseluruhan, pengerjaan revitalisasi kantor Dinas PUPR ini sudah baik.
Kontraktor mampu menggarap sesuai perjanjian kontrak. Batas kontraknya adalah 4 Desember, tapi mereka bisa merampungkan pada 2 November.
Namun, ia menyoroti sejumlah ruangan yang pengecatannya kurang rapi. Terkesan terburu-buru.
Pihaknya meminta, agar kontraktor, CV Arjuna Nur Kirana asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bisa merapikan pengecatannya. Apalagi saat ini, masih masuk masa pemeliharaan.
"Tentu kami mengapresiasi pekerjaan kontraktor. Dari sempat terlambat di atas 40 persen, ternyata bisa rampung tepat waktu. Cuma perlu merapikan pengecatan," jelasnya.
Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Kota Pasuruan, Uung Maf'udi menuturkan kantor Dinas PUPR ditargetkan bisa ditempati tahun ini.
Pihaknya menunggu jaringan internet siap. Dinas PUPR sudah berkoordinasi, agar jaringan internet bisa segera dipasang.
"Kalau melihat saat pemindahan kantor Dinas PUPR ke GOR Untung Suropati lalu, pemasangan jaringan internet butuh waktu satu pekan. Insyaallah pekan ketiga bisa rampung," jelas Uung.
Perwakilan kontraktor, Ahmad Yandi menyebut, pihaknya siap merapikan pengecatan sesuai permintaan dewan.
"Insyaallah siap. Sebelum pegawai Dinas PUPR pindah ke kantor ini, proses perapian pengecatan akan kami rampungkan," ungkapnya.
Untuk diketahui, Dinas PUPR mengalokasikan Rp 1,4 miliar melalui APBD 2025. Dana itu, untuk mempermak kantor setempat.
Sebab, kondisi kantor saat ini sudah mulai rusak. Butuh perbaikan. Jika hanya dilakukan pemeliharaan, hasilnya tidak maksimal. Selama rehab, pelayanan Dinas PUPR dipindah ke GOR Unsur. (riz/one)
Editor : Moch Vikry Romadhoni