Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau Pergi ke Tambak, Warga Kraton Pasuruan Malah Temukan Mayat di Muara Sungai Welang, Begini Kondisinya

Fuad Alyzen • Kamis, 4 Desember 2025 | 00:59 WIB
MASIH DISELIDIKI: Petugas yang dibantu warga mengevakuasi mayat laki-laki yang Rabu (3/12) siang ditemukan di muara Sungai Welang.
MASIH DISELIDIKI: Petugas yang dibantu warga mengevakuasi mayat laki-laki yang Rabu (3/12) siang ditemukan di muara Sungai Welang.

KRATON, Radar Bromo-M Idris dibuat terkejut saat dia berangkat ke tambak di Desa Semare, Rabu (3/12) siang.

Ini setelah pria 48 tahun asal Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton itu, menemukan sesosok tubuh yang mengapung di muara Sungai Welang.

Idris langsung lari terbirit-birit dan pulang menuju rumahnya. Dia hendak mengabarkan penemuan itu.

Tak berselang lama, perangkat desa dan warga berdatangan ke lokasi untuk melihat mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sekitar pukul 12.00 Idris berangkat ke tambak di Desa Semare dengan menggunakan motor.

“Saat itu saya parkir motor di jembatan pinggir jalan, kemudian saya berjalan menuju ke arah timur,” kata Idris.

TANPA IDENTITAS: Posisi saat mayat ditemukan di muara sungai.
TANPA IDENTITAS: Posisi saat mayat ditemukan di muara sungai.

Namun saat dia berjalan di sekitar tambak milik Rosid dan Akhyar yang masuk di Desa . Pulokerto, dia melihat ada mayat yang sudah mengapung.

“Saya lalu berlari kembali untuk pulang dan melaporkan kejadian tersebut ke Perangkat Desa Pulokerto,” beber Idris.

Tak berselang lama, pihak perangkat Desa Pulokerto datang yang diikuti warga sekitar. Perangkat desa lalu menghubungi piket Polsek Kraton.

Dalam sekejap, Muspika Kecamatan Kraton Piket Reskrim Polres Pasuruan Kota dibantu BPBD Kab. Pasuruan dan Puskesmas Kraton, tiba.

Petugas lalu mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr R. Soedarsono. Jenazah dibawa dengan menggunakan mobil ambulans setelah dibungkus dengan kantung mayat.

Petugas kepolisian mencoba mencari tahu tentang korban. Namun belum ada petunjuk yang bisa dijadikan acuan. “Tidak ada identitas yang kami temukan sehingga masih dalam penyelidikan,” beber Aipda Junaedi, Humas Polres Pasuruan Kota.

Dari pemeriksaan awal, hanya jenis kelamin pria yang kira-kira usianya sekitar 40 tahunan. Mayat diduga meninggal lebih dari sehari. “Kami masih perlu memastikan sudah berapa lama korban di aliran sungai,” beber Junaedi.

Sampai saat ini identitas masih belom di ketahui sehingga diberi status Mr X. Polisi tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, hanya pembusukan saja.”Sidik jari terkelupas dengan wajah mengalami pembusukan,” pungkas Junaedi. (zen/fun)

Editor : Fandi Armanto
#polsek kraton #mr x #polres pasuruan kota #penemuan mayat