Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kabar Baik, Investor asal Cina Siap Tanamkan Modal Rp 25 Triliun di Kabupaten Pasuruan, Bisa Serap 7 Ribu Tenaga Kerja

Iwan Andrik • Rabu, 3 Desember 2025 | 23:42 WIB

KERJA SAMA: Kerja sama yang dijalin untuk investasi di Kabupaten Pasuruan. Bila terwujud, bisa serap 7 ribu tenaga kerja.
KERJA SAMA: Kerja sama yang dijalin untuk investasi di Kabupaten Pasuruan. Bila terwujud, bisa serap 7 ribu tenaga kerja.
 

PASURUAN, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan masih menjadi magnet bagi investor untuk menanamkan modalnya.

Buktinya, sebuah perusahaan smelter aluminium berskala global yang berbasis di Chongqing, Cina, berencana untuk berinvestasi di Kabupaten Pasuruan.

Nilai investasi yang ditanamkan, tak sedikit. Mencapai USD 1,5 miliar atau setara dengan Rp 25 triliun.

Rencana itu, ditandai dengan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dengan Bosai Mineral Group Co., Ltd, terkait persiapan pemanfaatan tanah industri.

Penandatanganan MoU itu, berlangsung Senin (1/12). Bila terwujud, ini akan menjadi keuntungan bagi Kabupaten Pasuruan.

Karena, perusahaan pengolah bijih bauksit tersebut, akan memanfaatkan lahan di Kabupaten Pasuruan.

Tentu, tak hanya dari investasi yang masuk. Tetapi, juga dari penyerapan tenaga kerja. Karena akan ada ribuan tenaga kerja yang akan terserap.

Plt Direktur Utama SIER Rizka Syafittri Siregar mengaku, Bosai berencana menanamkan investasi senilai USD 1,5 miliar atau setara Rp 25 triliun.

Investasi ini diperkirakan mampu menyerap lebih dari 7.000 tenaga kerja.

“Nilai investasinya sekitar Rp 25 triliun dengan potensi penciptaan lapangan kerja lebih dari 7.000 orang. Dampaknya sangat besar bagi perekonomian daerah maupun nasional,” paparnya.

Ia menambahkan, Bosai merupakan perusahaan smelter aluminium berskala global yang berbasis di Chongqing, Cina.

Dengan penandatanganan MoU itu, menjadi bukti keseriusan untuk menanamkam modal di Jawa Timur. Terutama di Kabupaten Pasuruan.

Apresiasi pun disampaikannya terhadap Pemprov Jatim yang mendukung proses investasi tersebut untuk bisa masuk.

Dukungan tersebut, kata Rizka, termasuk penerimaan langsung oleh Gubernur Jatim saat Bosai melakukan kunjungan beberapa waktu lalu.

Bahkan, Holding BUMN Danareksa juga turut memberikan dukungan, terutama dalam menjembatani koordinasi dengan instansi di tingkat pemerintah pusat.

“Investasi ini bersifat multiyears dan melibatkan banyak pemangku kepentingan. Kami berharap dukungan penuh semua pihak agar rencana ini bisa berjalan optimal dan segera terealisasi,” bebernya.

Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo meyakinkan, Pemkab Pasuruan siap mendukung penuh akan investasi tersebut.

Kehadiran Bosai jelas akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan.

Serta dalam penyerapan tenaga kerja.

“Kami sangat mendukung kerja sama SIER dan Bosai. Jika Bosai beroperasi di kawasan SIER, penyerapan tenaga kerjanya sangat besar dan dapat menekan angka pengangguran di Pasuruan,” jelasnya.

Mas Rusdi –sapaan akrabnya- meyakinkan, siap memfasilitasi seluruh kebutuhan yang diperlukan. Supaya, investasi tersebut dapat berjalan lancar. (one)

Editor : Muhammad Fahmi
#SIER #pasuruan #lapangan kerja #investor #Chongqing #cina #investasi #serap tenaga kerja