PASURUAN, Radar Bromo-Pertamina berkomitmen memastikan kepuasan pelanggan yang datang membeli bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Agar kualitas terjamin, setiap harinya petugas Pertamina melakukan pengecekan kondisi BBM dan memastikan takaran bahan bakar sudah sesuai standar.
Hal itu seperti yang dilakukan di SPBU Warungdowo, Kabupaten Pasuruan. Pengecekan kualitas BBM dilakukan pada dispenser, tangki timbun dan saat bongkar muat BBM.
Mereka menggunakan alat seperti pasta air dan gelas ukur untuk memastikan tidak ada campuran air dan takarannya sesuai.
Selain itu setiap tahunnya, petugas pertamina bekerja sama dengan dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) melakukan keakuratan takaran bahan bakar.
Tujuannya untuk memastikan takaran bahan bakar yang diberikan pada konsumen sesuai dengan jumlah yang dibayarkan.
Proses pengujiannya biasanya dengan melakukan pengujian menggunakan bejana ukur standar.
Ini untuk mengukur volume bahan bakar yang keluar dari setiap nozzle. Pengujian dilakukan pada setiap laju kecepatan aliran untuk memastikan keakuratannya. Jika sah akan diberikan stiker bahwa alat ini tertera ulang.
Aziz, pengawas di SPBU Warungdowo menyebut pengecekan kualitas BBM dilakukan setiap hari. Sekitar pukul 06.00, pihaknya akan menggunakan gelas ukur untuk memastikan kualitas BBM sesuai standar pertamina. Pengecekan ini dilakukan pada jenis pertalite, pertamax dan bio solar.
"Sejak sebelum ada kejadian motor mbrebet, pengecekan kualitas BBM dan pengujian keakuratan takaran rutin dilakukan. Kami memastikan kualitas BBM yang dibeli konsumen sudsh terjamin," katanya.
Aziz menuturkan, BBM jenis Pertalite berwarna hijau dengan spesifikasi densitas atau massa jenis minimum 715 dan maksimul 770.
Sementara BBM jenis pertama memiliki tampilan visual berwarna biru dengan densitas minimum dan maksimum seperti jenis pertalite.
Sedangkan jenis bio solar berwarna kuning dengan densitas minimum 815 dan maksimum 880.
"Yang terstandar oleh pertamina itu berwarna cerah dan jernih. Pengecekan kualitas BBM dan keakuratan tera ulang untuk kepuasan konsumen," jelasnya. (riz/mie)
Editor : Muhammad Fahmi