GEMPOL, Radar Bromo - Luka sabetan senjata tajam (sajam) menghiasi bahu kanan Anggi Maulana Prasetya, 19, warga Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Luka itu didapatinya, setelah menjadi korban penyerangan gerombolan pemuda tak dikenal.
Tak hanya melukai korban. Para terduga pelaku, juga menggondol motor Honda Scoopy nopol N 3382 TDV milik korban.
Kejadian tak mengenakkan itu, menimpa korban Minggu (30/11) dini hari, sekitar pukul 01.00.
Ketika itu, korban dibonceng rekannya, Dliya'ul Haq, 20, asal Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
"Dini hari itu, mereka keluar untuk jalan-jalan. Keluar dari Dusun Kepulungan Dua, Desa Kepulungan, keduanya sudah dibuntuti sekelompok pemuda," cetus Kepala Dusun Archopodo, Indra Adi.
Sesampainya di depan Pasar Desa Kepulungan, motor dipepet. Mereka diserang oleh gerombolan pemuda tersebut.
Dliya'ul Haq yang mengendarai motor, jatuh. Ia mengalami luka pada pahanya.
Sedangkan korban, Maulana Prasetya, terkena sabetan sajam yang melukai bahu kanannya.
“Keduanya kemudian lari, untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan motor di lokasi. Setelah mereka kembali untuk mengambil motor, ternyata sudah dibawa oleh gerombolan terduga pelaku,” paparnya.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno membenarkan adanya kejadian kriminal tersebut.
"Kejadiannya itu benar, korban sudah laporan dan kasusnya dalam lidik," tandasnya.
Pihaknya pun belum memastikan, apakan gerombolan terduga pelaku, meruakan geng motor ataupun gangster.
Saat ini, masih didalami. Termasuk motif para terduga pelaku penyerangan tersebut. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin