PASURUAN, Radar Bromo –Lebih dari seratus relawan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan dikukuhkan.
Pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo di sela-sela Apel Sigap, Jaga, Lindungi Masyarakat Jawa Timur Tanggap TrantibumLinmas di Lapangan Plumbon Pandaan, Selasa (25/11).
Menurut Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan-keberadaan relawan Damkar sangat penting.
Karena bisa memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat.
Ia berharap, keberadaan para relawan ini dapat menjadi perpanjangan tangan dari Damkar.
Sehingga, bisa menjadi pendeteksi dan penanggulangan bahaya kebakaran secara dini.
Terutama wilayah pelosok yang sulit diakses saat darurat terjadi.
"Para relawan ini tidak hanya bergerak saat ada kebakaran. Tapi, bisa mendeteksi dini serta agen sosialisasi bagi masyarakat dalam menghindari risiko kebakaran. Misalnya, ketika keluar rumah, kompor harus mati, listrik dimatikan yang sekiranya berbahaya kalau ditinggal lama," paparnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Ridho Nugroho menguraikan, ada sebanyak 170 relawan damkar yang dikukuhkan.
Keberadaan mereka, diharapkan dapat cepat dan tanggap untuk melakukan penanganan awal bahaya kebakaran.
Serta cepat melaporkan kejadian kebakaran ke Call Center 112 Damkar Kabupaten Pasuruan.
"Para relawan ini diharapkan bisa mendeteksi dini bahaya kebakaran dan melakukan penanganan awal. Setelah itu melaporkan kepada kami di Call Center 112 damkar Kabupaten Pasuruan dan kami akan langsung menuju lokasi kebakaran," ulasnya.
Peran relawan Damkar sangat vital. Mengingat, jumlah petugas Damkar yang dimiliki Kabupaten Pasuruan, cukup terbatas.
Hanya ada 53 orang. Sementara, jumlah wilayah yang dicakup, cukup luas. (one)
Editor : Muhammad Fahmi