Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Siap-siap Lomba Inovasi Reka Karsa Cipta 2025 Bakal Digelar di Kota Pasuruan

Inayah Maharani • Jumat, 21 November 2025 | 13:11 WIB

 

PARA INOVATOR: Para pemenang saat diumumkan di awarding Reka Karsa Cipta tahun 2024.
PARA INOVATOR: Para pemenang saat diumumkan di awarding Reka Karsa Cipta tahun 2024.

PASURUAN, Radar Bromo - Reka Karsa Cipta (RKC) 2025 Kota Pasuruan kembali hadir. Lomba inovasi daerah digelar Bappelitbangda Kota Pasuruan bersama Jawa Pos Radar Bromo tersebut bakal kembali mencari para inovator hebat.

Kepala Bappelitbangda, Siti Rochana, S.T., M.Si. mengatakan bahwa ini adalah tahun ketiga, RKC dilaksanakan. Menurutnya lomba inovasi daerah ini akan digelar setiap tahunnya.

Di RKC 2025 akan dimulai bulan ini dan awarding yang akan diselenggarakan pada Desember 2025.

Berbeda dengan tahun lalu dengan dua kategori peserta, tahun ini ada satu tambahan kategori untuk RKC.

Di antaranya adalah inovasi Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik yang bisa diikuti oleh Perangkat Daerah dan UPT yang ada di Lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, selain UPT Pendidikan.

Selanjutnya ada inovasi bidang pendidikan yang dapat diikuti oleh UPT Pendidikan (SD dan SMP Negeri) di Lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.

Lalu yang terakhir adalah inovasi masyarakat umum yang dapat diikuti oleh masyarakat (baik perorangan maupun kelompok) yang melaksanakan kegiatannya di wilayah Pemerintah Kota Pasuruan.

“Ini tahun ketiga diadakan. Harapannya, tahun ini bisa lebih banyak pesertanya, apalagi sudah ada pengkategorian bidang pendidikan yang notabene inovasinya juga cukup banyak.” kata Kepala Bappelitbangda Kota Pasuruan, Siti Rochana.

Ada dua jenis inovasi yakni inovasi digital dan nondigital. Kategori digital merupakan inovasi yang diselenggarakan dengan memanfaatkan platform dunia maya atau menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai alat bagi perluasan jangkauan layanan pemerintahan kepada khalayak umum.

Sedangkan, inovasi nondigital Inovasi yang diselenggarakan dengan memanfaatkan alat bantu manual atau teknologi tepat guna yang disertai dengan Standard Operational Procedure (SOP) dalam penyelenggaraan layanan pemerintahan.

Rochana berharap tahun ini lebih banyak peserta yang mendaftar. Sehingga, Kota Pasuruan juga memiliki lebih banyak inovator keren yang mampu menciptakan inovasi yang dapat menjawab beberapa persoalan di masyarakat.

“Kami berharap tahun ini lebih banyak lagi yang mendaftar, dan setiap inovator bisa menghasilkan inovasi-inovasi yang hebat,” harapnya. (ran/fun)

Editor : Abdul Wahid
#Bappelitbangda #rkc waalwijk #Reka Karsa Cipta #pemkot pasuruan