PASURUAN, Radar Bromo - Pelatihan kerja merupakan langkah penting untuk meningkatkan skill calon pencari kerja.
Untuk itu, Pemkot Pasuruan menyiapkan sejumlah pelatihan kerja untuk warga.
Sebagian memang sudah dilaksanakan. Namun, beberapa pelatihan lainnya, masih belum dilaksanakan. Padahal, waktu masa penganggaran tahun ini, hampir berakhir.
Kepala Disnaker Kota Pasuruan, Mahbub Effendi mengungkapkan, ada sejumlah pelatihan kerja yang hendak dilaksanakan tahun ini.
Mulai pelatihan desain grafis, mulitmedia, barista, MUA dan sejumlah pelatihan lainnya.
“Ada yang sudah dilaksanakan. Ada pula yang berproses dan ada yang belum,” ungkapnya.
Menurut Mahbub, anggaran Rp 3 miliar dialokasikan untuk kegiatan pelatihan tersebut. Dana itu, bersmuber dari DBHCHT 2025. Sasarannya, adalah warga Kota Pasuruan.
Setelah menyelesaikan pelatihan, pihaknya tidak akan melepas begitu saja. Disnaker akan melakukan monitoring pada yang bersangkutan.
Tujuannya, agar pelatihan bisa tepat sasaran. Mereka yang sudah mengikuti pelatihan kerja, tidak diperbolehkan mengikuti pelatihan lagi.
"Pelatihan diikuti selama dua pekan. Awal bulan depan kami targetkan sisa pelatihan sudah terlaksana," jelas Mahbub. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin