Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hujan Deras, Jalan Raya Sumberpitu Pasrepan Longsor, Sementara Ditutup Terpal

Fuad Alyzen • Sabtu, 15 November 2025 | 03:33 WIB

 

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan melakukan penanganan longsor di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan melakukan penanganan longsor di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

PASREPAN, Radar Bromo–Hujan deras kembali menyebabkan longsor. Kali ini, longsor terjadi di Jalan Raya Sumberpitu RT 1/RW 6, Dusun Pohdoyong, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Kamis (13/11), tanggul penahan tanah (TPT) di Jalan Raya Sumber Pitu longsor dengan panjang 30 meter, lebar 4 meter dan tinggi 6 meter.

Karena longsor pula, saluran pipa air bersih putus dan lalulintas jalan terhambat.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, hujan deras mengguyur wilayah Pasrepan, Kamis sore. Hujan deras membuat struktur tanah di balik TPT menjadi labil.

Kemudian memicu longsor TPT di jalan penghubung ke Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur.

Longsornya TPT menyebabkan sebagian badan jalan ikut ambles dan pipa saluran air bersih warga terputus.

“Hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi sekitar pukul 13.30. Satu jam kemudian, struktur TPT mengalami kerusakan dan longsor cukup parah,” sampainya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan bersama perangkat desa langsung melakukan penanganan awal.

Petugas memasang dua terpal untuk mengurangi risiko longsor susulan, memasang tali pengaman (safety line), serta berkoordinasi dengan pihak desa untuk perbaikan jalur air bersih warga.

“Kami terus memantau lokasi, mengingat kondisi tanah masih basah dan potensi longsor susulan cukup tinggi,” sampainya.

BPBD juga mengimbau masyarakat yang melintas di jalur tersebut untuk tetap waspada. Terutama saat hujan deras turun dan kondisi tanah di sekitar tebing tampak retak atau bergerak.

Camat Pasrepan Didik Subihandoko menambahkan, lokasi itu sebenarnya bukan daerah rawan longsor. Longsor juga baru pertama kali terjadi di tempat itu.

“Volume longsor 30 persen dari 100 persen jalan yang ada. Lalulintas masih lancar. Jalan masih bisa dilalui,” katanya. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#jalan raya #pasuruan #terpal #longsor #pasrepan