PASURUAN, Radar Bromo-Investasi Kota Pasuruan masih terus digenjot. Hingga triwulan ketiga, total investasi yang diperoleh oleh Pemkot Pasuruan sudah mencapai Rp 121,48 miliar. Masih kurang Rp 176,23 miliar dari target.
Di tahun ini Pemkot Pasuruan menargetkan perolehan investasi tumbuh 2,86 persen dari 2024. Karena perolehan 2024 sebesar Rp 289.436.037.900, maka target tahun ini sebesar Rp 297.713.908.583.
Selama periode Januari-September, perolehan investasi sudah mencapai lebih dari Rp 121 miliar.
Penyumbang investasi terbesar berasal dari sektor perdangangan dan reparasi, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran serta transportasi, gudang, dan telekomunikasi.
Secara tren triwulanan, realisasi investasi tahun ini terus meningkat setiap triwulannya. Pada triwulan pertama, realisasi investasi sebesar Rp 29,208 miliar, lalu pada triwulan kedua meningkat menjadi Rp 42,414 miliar dan triwulan ketiga kembali naik sebesar Rp 49,860 miliar.
"Mayoritas investasi di Kota Pasuruan berasal dari sektor tersier mencapai lebih dari 96 persen. Yakni sektor yang bergerak di bidang jasa," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Indra Gunawan.
Indra menjelaskan, pihaknya optimistis target investasi tahun ini bisa tercapai. Meski realisasinya masih kurang Rp 176 miliar, mengingat investasi tumbuh paling tinggi di triwulan ketiga dan keempat. Kondisi ini disebabkan adanya perilaku musiman menjelang akhir tahun.
"Di akhir tahun, pemerintah menggenjot penyerapan APBD dan banyak proyek yang memasuki tahap akhir sehingga menggerakkan investasi," jelas Indra.
Pertumbuhan investasi yang positif ini tidak terlepas dari kemudahan investasi di Kota Pasuruan.
Seperti, pengajuan izin yang mudah dan dibantu hingga rampung oleh pemkot. Selain itu, upah yang terjangkau. Sehingga pelaku investasi tertarik menanamkan modalnya di Kota Pasuruan.
Agar target bisa terealisasi, pemkot selalu melakukan pengawalan investasi. Bagi investor yang ingin menanamkan modalnya akan selalu dibantu. Diantaranya, penyederhanaan perizinan usaha.
"Kami juga punya aplikasi pasti provit yang menampilkan keunggulan Kota Pasuruan bagi pelaku investasi," pungkas Indra. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid