PASREPAN, Radar Bromo - Pelemparan bondet kembali terjadi di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Mahrus Ali, 55, tiba-tiba dilempar bondet saat sedang membuat tusuk sate di teras rumahnya, Jumat (7/11) pagi.
Akibatnya, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Mulai paha kiri, pinggang kiri, betis kiri dan telapak kaki kanan akibat serpihan bondet.
Warga RT 2/RW 6, Dusun Precet, Desa Petung, itu langsung dilarikan ke Puskesmas Pasrepan.
Sebab selain luka, pendengarannya terganggu akibat suara keras ledakan bondet.
Kades Petung Mursidi menjelaskan, warganya itu sehari-hari memang menjual sate. Setiap hari, dia biasanya membuat tusuk sate di rumahnya.
Demikian juga Jumat pagi itu, korban melanjutkan membuat tusuk sate selepas subuh. Sekitar pukul 04.30.
“Malamnya buat tusuk sate dan dilanjutkan selepas subuh. Katanya sekalian tidak tidur, karena mau ngirim anaknya di pondok,” sampai Mursidi.
Tiba-tiba ada orang tak dikenal melempar bondet ke arah korban satu kali.
Bondet jatuh sekitar 1 meter dari tempat korban duduk. Terduga pelaku lantas lari ke timur.
Korban langsung lari masuk ke rumah. Lalu dibawa ke Puskesmas Pasrepan pagi itu juga.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno membenarkan kejadian itu. Petugas menurutnya juga sudah mendatangi TKP dan memeriksa saksi.
“Kami mengamankan barang bukti berupa serpihan bondet, kaos biru dan sarung warna coklat. Terduga pelaku masih kami lidik,”sampainya.
Pelemparan bondet itu sendiri merupakan yang kedua pada tiga hari terakhir di Pasrepan.
Sebelumnya, rumah milik Siti Sumailah, 33, di Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, juga dibondet, Rabu (5/11) malam.
Membuat genting dan asbes salah satu kamar rumah itu bolong. (zen/hn)
Editor : Jawanto Arifin