TUTUR, Radar Bromo - Sebuah tebing tiba-tiba longsor di Dusun Taman, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
Material longsor menimpa sebuah rumah. Menyebabkan empat penghuni rumah mengalami luka-luka.
Longsor terjadi Sabtu (1/11), pukul 18.00, setelah turun hujan lebat di Tutur sejak sore. Hujan yang turun sejak sore membuat warga sekitar banyak yang memilih tinggal di rumah masing-masing.
Termasuk keluarga Sugeng Iswanto, warga Dusun Taman RT 01/RW 01. Sore itu, Sugeng bersama istri dan seorang anaknya berdiam di rumah.
Tak disangka, rumah mereka tiba-tiba dihantam material longsor dari tebing yang ada di belakang rumah.
"Seketika itu juga, rumah warga yang tertimpa longsor mengalami kerusakan parah," jelas Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur.
Sementara itu, semua orang yang ada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri, karena longsor yang terjadi tiba-tiba. Mereka pun luka-luka.
Antara lain, Sugeng, 50; istrinya, Sumiaten, 45; dan anak mereka, Nero, 25. Mereka semua sempat dilarikan ke IGD Puskesmas Nongkojajar. Selanjutnya diperbolehkan pulang.
Selain ketiganya, satu orang lagi juga mengalami luka. Yaitu, Solikin, 50, warga Dusun Krajan, Desa Tutur yang saat itu sedang bertamu ke rumah Sugeng.
Solikin mengalami luka dibagian kepala dan kaki. Dia juga dibawa ke IGD Puskesmas Nongkojajar, kemudian dirujuk ke RS Prima Husada di Kecamatan Sukorejo.
"Korbannya ada empat orang, mereka mengalami luka-luka akibat longsor ini. Satu di antaranya luka parah dan dirujuk ke rumah sakit," ucap mantan Kanitreskrim Polsek Pandaan itu.
Selanjutnya Minggu pagi (2/11), beberapa anggota Polsek Nongkojajar beserta warga sekitar kerja bakti di lokasi longsor. Mereka membersihkan material longsor di rumah Sugeng dan sekitarnya.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi membenarkan longsor yang terjadi di Tutur.
Rumah korban menurutnya rusak parah dan tidak bisa ditempati. Pemilik rumah dan keluarganya lantas mengungsi di rumah saudaranya.
"Dropping bantuan kedaruratan sudah kami berikan malam harinya, setelah kejadian. Upaya lainnya dengan melaksanakan asesmen ke lokasi kejadian, dijadwalkan Senin (3/11). Juga koordinasi dengan pihak terkait," terangnya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi