Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Optimistis Rampung sebelum Target, TPS Terpadu Krapyakrejo-Pasuruan Capai 70 Persen

Fahrizal Firmani • Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:25 WIB
DIKEBUT: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan TPS-T Krapyakrejo, Kota Pasuruan.
DIKEBUT: Sejumlah pekerja menggarap pembangunan TPS-T Krapyakrejo, Kota Pasuruan.

GADINGREJO, Radar Bromo - Pembangunan Tempat Penampungan Sampah (TPS-T) di Kelurahan Krapyakrejo, kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, terus digarap.

Setelah digarap selama 1,5 bulan, realisasinya telah mencapai di atas 70 persen. Pelaksana optimistis proyek ini bisa rampung tepat waktu.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo Senin (20/10), sejumlah pekerja sedang memplester dinding. Rangka atap sudah tergarap.

Tinggal pemasangan bagian atap. Bagian lantai sudah mulai rampung. Tinggal dilakukan pengecoran.

Direktur CV Fajar Utama Muhammad Ali selaku pelaksana mengungkapkan, proses pengerjaan sangat positif. Jauh melebihi target.

Dari target per pekan ini, 34 persen, di lapangan sudah tergarap di atas 70 persen lebih.

Ia mengaku menunggu proses pelapisan dan pengecatan dinding. Rangka atap juga sudah tergarap. Pemasangannya tinggal menunggu atap spandex datang. Saat ini masih proses pemesanan.

“Kami sudah memesan atapnya. Cuma memang saat ini sedang ramai pesanan. Jadi harus menunggu," katanya.

Jika atap datang, bisa langsung dipasang. Pihaknya juga telah menyiapkan pekerja konstruksi.

Bagian lantai akan dicor. Sementara, pagar di sisi selatan akan menggunakan pagar besi tinggi. Pihaknya optimistis proyek ini bisa rampung pada November.

“Tinggal pengecoran lantai, pemasangan atap, dan pagar. Dua pekan lagi, insyaallah rampung. Kontrak kami sampai awal Desember," jelas Ali.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Petamanan (DLHKP) Kota Pasuruan Samsul Rizal menjelaskan, selama ini TPS Krapyakrejo sudah melakukan pemilahan bagi yang bisa didaur ulang.

Sisanya dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul.

Namun, pengelolaannya masih tradisional. Dengan menjadi TPS-T, maka TPS naik kelas, sehingga bisa mengolah sampah secara modern menggunakan teknologi.

Tujuannya, agar sampah menjadi lebih ramah lingkungan. Proyek ini menelan anggaran Rp 900 juta dari APBD 2025.

“Agar pengelolaan sampah lebih optimal, bangunan baru nanti digunakan sebagai tempat alat yang bisa dipakai untuk memilah sampah," jelas Rizal. (riz/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#proyek #pasuruan #krapyakrejo #tps #Gadingrejo