PASREPAN, Radar Bromo - Hanya dalam hitungan menit, angin puting beliung memorak porandakan pemukiman di wilayah Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/9).
Angin kencang yang berhembus dari arah timur merusakan sejumlah rumah, tumbangkan pohon dan merobohkan tiang listrik.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa alam tersebut. Namun akses jalan Desa Petung sempat tertutup karena tumbangnya pohon besar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, dampak paling parah terjadi di Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan.
Awal munculnya angin dari arah timur di wilayah tersebut. “Hanya terjadi beberapa menit saja, sekitar 4 sampai 5 menit,” ujarnya.
Sebelum angina kencang berhembus, awalnya di wilayah tersebut terjadi hujan lebat di sertai angin kencang.
Mendadak angin puting beliung muncul sekitar pukul 13.00, yang menyebabkan pohon tumbang, gardu listrik roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan.
Sugeng menyebutkan, pohon tumbang terjadi di 9 titik. Ada yang menimpa rumah dan mengganggu akses jalan di Desa Petung.
Gardu di sana juga roboh dan menimpa rumah. Setelah angina berhembus, total rumah yang rusak sebanyak 13 unit.
Sugeng merincikan, rumah yang rusak diterjang angin kencang, rumah milik Salamah, Sodiq, Tamami, Sanilam dan Karmi. Atap rumah mereka alami kerusakan.
Sedangkan rumah rusak yang tertimpa pohon milik Sunadi, Abd Wahid, Satuman, Saminah, Surani, Sunarni. Rumah milik mereka kerusakan bagian atap kecuali Sukarman atap dan dapur alami kerusakan.
Serta satu rumah milik Sama'i bagian atap alami kerusakan karena tertimpa gardu yang roboh karena diterjang angin.
“Semua totalnya 13 unit rumah alami kerusakan. Sempat ada pemadaman listrik,” ujarnya.
Pihaknya turun ke lapangan, melakukan asesmen ke lokasi terdampak. Personel BPBD mengevakuasi pohon tumbang, dropping bantuan kedaruratan dan koordinasi dengan pihak terkait.
Kapolsek Pasrepan AKP Deddy Suryo Cahyono mengatakan, beberapa rumah warga alami kerusakan. Serta ada pohon punden yang tumbang Di Dusun Krajan, Desa Petung, yang menimpa kabel listrik.
Pukul 17.00, masyarakat sekitar bersama anggota Polsek Pasrepan dan petugas PLN melakukan evakuasi material pohon yang tumbang. “Listrik dipadamkan semalam, namun tidak ada korban jiwa,” ujarnya. (zen/fun)
Editor : Fandi Armanto