BEJI, Radar Bromo - Pemkab Pasuruan belum memiliki solusi untuk mengatasi penumpukan sampah di TPA Kenep, Kecamatan Beji.
Meski sejumlah opsi disiapkan, namun hal itu tak kunjung terealisasi.
Kepala Bidang Persampahan DLH Kabupaten Pasuruan, Bambang Suprapto menjelaskan, tumpukan sampah di TPA Kenep, berisiko terhadap timbunan gas metan.
Hal ini yang kini menjadi kendala pemerintah daerah, untuk pemanfaatan kawasan setempat.
Ia tak memungkiri, beberapa rencana memang disiapkan. Salah satunya, menjadikan kawasan setempat sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).
“Namun, karena risiko tersimpannya gas metan di bagian bawah tumpukan sampah, membuat kami belum bisa merealisasikannya,” kata Bambang.
Gas metan tersebut sangat berbahaya bila salah penanganan. Tak hanya bisa mematikan tumbuhan yang sengaja ditanam untuk RTH, tetapi juga berisiko memicu ledakan ataupun kebakaran.
Karena itu, pihaknya tak bisa lantas melakukan pengurukan.
“Masih butuh kajian lebih lanjut untuk pemanfaatannya. Karena kalau asal uruk, dikhawatirkan akan memunculkan masalah di kemudian hari,” beber dia. (one)
Editor : Jawanto Arifin