PASURUAN, Radar Bromo - Gelaran lomba vlog dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-80 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Pasuruan sukses digelar.
Sabtu malam (20/9), even kerja bareng kerja bareng Jawa Pos Radar Bromo mencapai puncaknya. Karya terbaik mendapatkan ganjaran hadiah dan trofi dari panitia.
Penyerahan hadiah dan trofi lomba dilakukan di gedung Harmonie Kota Pasuruan. Ada delapan karya terbaik peserta dari dua kategori yang diganjar hadiah.
Masing masing juara 1, 2, 3 dan juara favorit untuk kategori umum dan pelajar. Karena bersifat terbuka, pemenang juga berasal dari luar Kota Pasuruan.
Untuk kategori umum, juara I diperoleh Achamad Qusairi dari Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, juara II oleh Mochammad Ali Haidar, Bugul Kidul dan Nur Aini Istiqomah, Panggungrejo, kota Pasuruan; dan juara III didapatkan oleh Dani Wicaksono, asal Bugul Kidul. Sementara juara favorit didapat oleh Tri Andi Prakoso asal Purworejo.
Lalu kategori pelajar, terbaik pertama diraih oleh Muhammad Ali Husin, Muhammad Ghaza Al Ghazali dan Mirza Ikhsan Nugroho asal SMKN 1 Pasuruan; terbaik kedua oleh Ariviona Bunga Rosalia asal SMKN 1 Bangil, dan terbaik ketiga didapat oleh Mukhamad Mahardhika Nugroho oleh SMKN 1 Pasuruan. Sedangkan peraih favorit Muhammad Agha Bimuka asal SDIT Insan Cendekia.
Sebelumnya, setiap peserta diperbolehkan mengikuti lomba ini. Tidak terbatas warga kota Pasuruan, boleh warga luar kota.
Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya. Diharapkan ada masukan yang positif bagi kemajuan daerah dalam hasil karya vlog yang dikirim. Dan ternya ada ratusan karya peserta yang masuk.
Ahmad Qusairi, pemenang I kategori umum mengungkapkan, dia tahu adanya lomba ini dari sosial media Jawa Pos Radar Bromo.
Kebetulan ia rutin ikut lomba vlog dalam dua tahun terakhir. Dan ini adalah keikutsertaannya yang ketiga. Ia mengangkat tema kampung tua di Jalan Jawa. Alasannya kampung ini asri dan terawat namun tidak banyak yang tahu.
"Saya ingin memperlihatkan kekayaan budaya di Kota Pasuruan. Masyarakat jadi tahu jika budaya di kota pasuruan itu beragam," katanya.
Sementara, karya terbaik pertama kategori pelajar, Muhammas Ali Husin menyebut ia tahu ada lomba vlog melalui informasi dari guru di SMKN 1 Pasuruan.
Ia ikut karena ingin menambah pengalaman dan prestasi. Dalam lomba ini ia memilih tema kesejahteraan dan sejarah di Pasuruan. Mulai dari Pelabuhan Pasuruan, pondok pesantren, alun-alun hingga mengupas soal kawasan wisata baru yakni kawasan wisata Madinah dan Makkah.
"Dalam vlog ini saya mengupas transisi Kota Pasuruan yang maju ke arah modern. Menjadi kota madinah tanpa melepas kota santrinya," tutur Ali.
Kepala Diskominfotik Kota Pasuruan, Imam Subekti menjelaskan lomba vlog kemerdekaan merupakan ajang untuk memberi ruang kepada masyarakat Kota Pasuruan dalam mengapresiasikan semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI di tahun 1945.
Dengan membuat karya vlog yang menggambarkan semangat para penerus bangsa dan menampilkan hasil pembangunan di berbagai sektor khususnya di Kota Pasuruan. Diharapkan di lomba vlog ini kita dapat merefresh kembali akan pentingnya persatuan, kesatuan dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga kita dapat mewujudkan sesuai tema 80 tahun Kemerdekaan RI Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju.
"Semua karya peserta bagus. Menunjukkan mereka kreatif. Insyaallah tahun depan kami akan selenggarakan lomba serupa dengan lebih menarik," jelas Imam. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid