Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gara-gara Salah Paham, Warga Desa Kedawang Nguling Pasuruan Aniaya Orang saat Karnaval

Fahrizal Firmani • Jumat, 5 September 2025 | 15:45 WIB

 

JAGA: Personel polisi amankan TKP di Desa Mlaten seusai kejadian penganiayaan, Rabu (3/9) malam. Inset, Senjata tajam yang dibawa terduga pelaku.
JAGA: Personel polisi amankan TKP di Desa Mlaten seusai kejadian penganiayaan, Rabu (3/9) malam. Inset, Senjata tajam yang dibawa terduga pelaku.

NGULING, Radar Bromo-Gara-gara salah paham, SB, 39, warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Itu setelah dia menganiaya tiga warga Desa Mlaten, Nguling yang tengah menyaksikan karnaval yang diselenggarakan kecamatan.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (3/9) sekitar pukul 19.30. Malam itu, Muhammad Ja'far, 32 bersama pamannya, Abdullah, 48 dan tetangga, Umi Kulsum, 63, tengah duduk di teras rumahnya.  Dia menikmati karnaval yang tengah lewat di jalan Desa Mlaten.

Tidak lama, tiba tiba, datanglah tiga orang pria. Mereka diketahui berinisial, TJ, dan M. Keduanya adalah warga Desa Kedawang, kecamatan Nguling. Ada satu orang lagi yang belum diketahui identitasnya dan mengendarai motor.

Mereka langsung menghampir Ja'far dan memukuli hingga korban terjatuh. Umi Kulsum sempat membela dan juga ikut dipukul. Begitupula Abdullah.

"Ketiga pelaku ini tanpa bilang apa-apa, langsung memukuli korban. Setelah memukuli ketiga korban, mereka langsung melarikan diri ke arah barat," jelas kasi humas, Iptu Mintarta.

Sekitar pukul 19.45, SB yang merupakan paman dari TJ, datang dengan membawa senjata tajam (sajam) dan mencari Ja'far. SB sempat merusak kaca etalase warung yang dimiliki oleh Ja'far.

Warga yang melihat langsung mengamankan SB ke Polsek Nguling. Sementara TJ dan M masih dalam pencarian.

Akibat kejadian ini, Ja'far mengalami luka memar di punggung. Sementara Umi mengalami luka lecet pada lutut sebelah kiri. Sementara Abdullah walau sempat terjatuh usai dipukul pelaku, syukur dia tidak sampai mengalami luka.

Karena kejadian ini, pihak kepolisian bersama Kades Mlaten dan Kedawang melakukan pengamanan agar tidak ada aksi susulan dari kedua pihak yang bertikai.

"Kalau dari informasi yang kami peroleh, diketahui peristiwa ini bermula karena salah paham. TJ sempat bertikai dengan Ja'far karena TJ sempat menabrak Ja'far," kata Kasi Humas.

Kades Mlaten, Muhammad Abdillah membenarkan peristiwa ini. Katanya pengeroyokan yang dilakukan oleh TJ dan M karena salah paham. Mereka sempat bertika beberapa hari lalu. SB naik pitam karena ikut salah paham oleh pengakuan dari TJ.

"Cuma salah paham. Biasa anak muda. Ini kami dari dua pemdes sepakat untuk menyelesaikan dengan mediasi," tutur Kades Abdillah. (riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pasuruan #penganiayaan #polres pasuruan kota #nguling