KEBONCANDI, Radar Bromo-Si jago merah mengamuk di RT 3/ RW 2, Dusun/ Desa Keboncandi, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (26/8) pagi.
Sebuah gudang mebel terbakar hebat. Pemilik diperkirakan mengalami kerugian 50 juta.
Bangunan seluas 480 meter persegi terbakar. Mesin potong kayu, tiga dirigen tiner, empat mesin kompresor, empat puluh set kursi bahan setengah jadi dan tiga ball spon busa hangus dilalap api.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kebakaran terjadi diduga karena korsleting listrik.
Setelah api berhasil dipadamkan petugas, pemiliknya Afidah 43 asal RT 1/RW 5, Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Wingongan, Kabupaten Pasuruan menganggap insiden itu sebagai musibah.
“Pihak korban tidak mau melaporkan, dan mengganggap ini semua kelalaian sendiri,” sampai Kapolsek Kaboncandi Iptu Topo Utomo.
Insiden tersebut terjadi pukul 04.30. Gudang mebel yang bernama UD Weta diketahui terbakar oleh salah satu warga setelah pulang dari masjid. Warga tersebut melihat api muncul dari dalam gudang.
Saat itu warga atau saksi tersebut langsung memberitahu pemilik lainnya suami korban, Khoirul Ikhsan 40 asal RT 1/RW 2, Dusun Tokwiro, Desa Winongan Lor, Kecamatan Wingongan, Kabupaten Pasuruan yang saat itu masih berada di rumahnya.
Kebakaran tersebut menarik perhatian warga sekitar. Warga berbondong-bondang memadamkan api dengan alat seadanya.
Saat masuk ke dalam UD WETA tersebut, api sudah besar dan membakar tempat penyimpanan bahan meubel setengah jadi dan tempat penyimpanan spon busa.
Warga tersebut mengubungi pemadam kebakaran. “Setelah mendapat penanganan api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dengan dua mobil damkar, sekira pukul 06.30,” sampainya.
Akibat kejadian kebakaran tersebut, mesin potong kayu, tiga dirigen tiner, empat mesin kompresor, empat puluh set kursi bahan setengah jadi, tiga ball spon busa hangus teebakar. “Korban jiwa nihil. Kerugian sekira 50 juta,” sampainya.
Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pasuruan Anang Sururin menyampaikan, bangunan seluas 480 meter persegi luas terbakar gudang mebel tersebut. Diduga karena korsleting listrik kebakaran terjadi.
“Kami hanya membantu teman-teman (Damkar) Kabupaten Pasuruan untuk memadamkan,” sampainya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi