Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pimpinan Dewan dan Bupati Pasuruan Mas Rusdi Sepakati KUA PPAS 2026, Intip Fokus Pembangunan dan Angka-angkanya

Iwan Andrik • Jumat, 22 Agustus 2025 | 17:54 WIB

 

SEPAKAT: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo didampingi Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori dalam paripurna kesepakatan KUA PPAS 2026 bersama jajaran legislatif.
SEPAKAT: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo didampingi Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori dalam paripurna kesepakatan KUA PPAS 2026 bersama jajaran legislatif.
 

PASURUAN, Radar Bromo– Setelah melalui pembahasan mendalam, eksekutif dan legislatif menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Pemerintah Kabupaten Pasuruan Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan itu ditandai dengan paripurna yang berlangsung Kamis (21/8).

Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo dan pimpinan legislatif menandatangani nota kesepakatan KUA PPAS 2026 tersebut, dalam momen penting itu.

Juru bicara Banggar DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Suyanto menyampaikan, dokumen KUA-PPAS 2026 sudah bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Banggar berpendapat KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 layak untuk dilanjutkan pada tahap berikutnya, dengan penandatanganan kesepakatan antara Bupati dan pimpinan DPRD,” ungkapnya.

Menurut Agus, proyeksi pendapatan daerah 2026 mencapai Rp 3,499 triliun. Angka itu bersumber dari pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, serta pendapatan sah lainnya.

Kebijakan belanja diarahkan untuk mendukung program prioritas pembangunan daerah sesuai RPJMD dan RKPD 2026. Dengan menjaga keseimbangan fiskal serta efisiensi penggunaan anggaran.

Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Serta penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan UMKM. Juga pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

“Kami mendorong alokasi anggaran yang proporsional untuk program prioritas daerah, dengan memperhatikan pemerataan antar wilayah kecamatan,” tandasnya.

Agus meminta, agar monitoring dan evaluasi program prioritas, harus dilakukan secara berkala. Tentunya, hal itu harus melibatkan legislatif dan juga masyarakat.

Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo menguraikan, proses pembahasan KUA-PPAS 2026 merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi terkait arah penganggaran.

“Semua proses sudah dilalui bersama dari awal hingga akhir. Tujuannya satu, agar penganggaran tersusun dengan baik, benar, dan tepat, yang semuanya bermuara pada kepentingan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” paparnya.

Mas Rusdi-sapaan Bupati juga memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, serta seluruh pihak yang telah memberi masukan konstruktif. Masukan tersebut sangat penting, untuk penyempuranaan KUA PPAS.

“Agar mempercepat terwujudnya Kabupaten Pasuruan yang lebih baik,” terangnya. (one)

Editor : Muhammad Fahmi
#bupati pasuruan #Rusdi Sutejo #Mas Rusdi #kua ppas #pemkab pasuruan