PASURUAN, Radar Bromo-Sampai Kamis (21/8), M Mustofa dikabarkan masih mendapat perawatan medis akibat luka ledakan bondet.
Dari statusnya sebagai buron, Mustofa dikenal sebagai raja tega dalam setiap aksinya. Saat beraksi, dia selalu membawa senjata tajam (tajam) sekaligus bondet merupakan rakitan atau buatannya sendiri.
"Ke mana-mana saat melakukan curanmor, sajam dan bondet tak pernah ketinggalan. Selalu dibawa olehnya," kata Kanit III Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKP. M. Fauzi.
Kata Fauzi, bondet itu menjadi senjatanya. Terutama jika dia ketahuan petugas ataupun masyarakat. Bila ada yang mengejarnya, dia selalu melemparkan bondet.
Seperti kejadian pencurian dua pikap dengan TKP di Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, Senin (5/5) lalu.
Aksi itu berhasil digagalkan petugas. Nah, saat dikejar petugas, Mustofa meleparkan bondet. Hingga akhirnya dia berhasil lolos setelah lari ke persawahan.
Kata Fauzi, saat itu Mustofa beraksi bersama Ahmad Roziq, 23, asal Desa Ngembal, Kecamatan Tutur. Nama yang disebutkan terakhir kini juga masih DPO.
Namun satu pelaku saat itu, tewas tertembak. Dia adalah Ahmad Rizqi, 23, saudara kembar dari Ahmad Roziq.
Kemudian satu pelaku lainnya tertangkap, diketahui Muhammad Danil, 26, asal Dusun Ngepoh, Desa / Kecamatan Pasrepan. Masih satu kampung dengan Mustofa.
"Pelaku ini dikenal raja tega. Mau kami tangkap, keburu kena ledakan bondet buatannya sendiri," tegasnya.
Untuk aksi curanmor dilakukan Mustofa bersama komplotannya, TKP nya ada banyak. Mulai di wilayah Pasuruan, Malang dan Mojokerto. Spesialisnya pencurian pikap dan motor.
"Kalau mencuri pikap, komplotannya berjumlah sampai empat orang. Untuk motor, hanya dua orang saja. Sepengetahuan kami seperti itu," kata Fauzi sapaan akrabnya.
Di lapangan, lanjut Fauzi, dalam aksi kejahatannya, Mustofa disinyalir memiliki komplotan lain. Dia tidak selalu bersama Ahmad Rizqi dan Ahmad Roziq serta Muhammad Danil. "Komplotan lainnya dari Mustofa ini ada dan masih didalami dan kami lidik," ungkapnya. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid