Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Beri Peringatan Pertama ke PKL yang Berjualan di Pelabuhan Pasuruan, Jika Sampai Tiga Kali Tetap Bandel Maka Akan Diangkut

Fuad Alyzen • Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:55 WIB

 

HARUS STERIL: Personel Satpol PP memberi surat peringatan pertama terhadap PKL yang berjualan di sepanjang trotoar Pelabuhan Pasuruan, Senin (11/8) so
HARUS STERIL: Personel Satpol PP memberi surat peringatan pertama terhadap PKL yang berjualan di sepanjang trotoar Pelabuhan Pasuruan, Senin (11/8) so

PANGGUNGREJO, Radar Bromo- Pelabuhan Pasuruan dan sekitarnya memang lokasi yang strategis untuk berdagang.

Tak heran banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi ini, walaupun di sepanjang pelabuhan sebenarnya adalah lokasi yang dilarang. Apalagi kebanyakan PKL berdagang di atas trotoar di sepanjang pelabuhan.

Sebelumnya, mereka pernah ditertibkan  Satpol PP Kota Pasuruan yang diawali dengan sosialisasi. Aparat penegak perda meminta mereka tak berjualan dan segera mengosongkan trotoar.

Bahkan juga sudah berkali-kali penertiban dan membongkar paksa rombong di sana. Tapi kebanyakan PKL membandel.

Hingga Senin (11/8) sore, Satpol PP mendatangi para PKL. Satpol PP lalu memberi peringatan pertama.

Karena setelah sosialisasi, masih banyak pedagang yang nekat meninggalkan rombong dan berjualan sepanjang malam. Karena sepanjang pelabuhan semestinya steril dari lapak PKL.

Jika nanti peringatan tak digubris, maka Satpol PP akan memberi kesempatan sampai peringatan ke tiga.

Bila masih ada yang nekat berdagang, maka petugas akan melakukan tindakan tegas, yakni mengangkut barang dagangan mereka dengan paksa.

“Sampai peringatan ke tiga tidak diindahkan, akan kami tindak tegas,” sampai Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat.

Iman mengaku, Senin sekitar pukul 16.00 lalu, pihaknya kembali datang ke Pelabuhan Pasuruan menemui para pedagang. Kedatangan Satpol PP bukan lagi untuk sosialisasi, melainkan memberi peringatan.

Peringatan tersebut memang bertahap dan sesuai prosedur. Bila memang masih membandel, maka Satpol PP mewaring keras. Sama seperti yang dilakukan Satpol PP saat menertibkan PKL di Kelurahan Mayangan.

Saat itu ada tujuh PKL yang diberi peringatan. Hingga akhirnya mereka membongkar lapaknya secara mandiri. Begitupula di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, ada 31 PKL. Lapak yang sudah dibongkar secara mandiri sekitar 9 PKL. “Bila sampai peringatan ke tiga belum mengindahkan, kami pasti akan angkut paksa,” tegasnya.

Bukan hanya di kawasan Pelabuhan Pasuruan. Aparat penegak perda, juga menyoroti PKL di Jalan Iman Bonjol, Kelurahan Bugul Lor. PKL di kawasan ini dinilai kerap membuat macet.

Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat mengatakan, sebelumnya, petugas sudah melakukan sosialisasi terhadap PKL di sana. Sosialisasi itu tujuan awalnya untuk membuat PKL tersadar lebih dulu bahwa lokasi yang mereka tempati bukanlah tempat untuk berjualan.

Menurut informasi, PKL di Jalan Imam Bonjol memang sering dikeluhkan. Acapkali lapak PKL kerap membuat macet lalulintas dan lainnya.

Sama seperti PKL di Pelabuhan Pasuruan, PKL di Jalan Imam Bonjol juga akan diberi surat peringatan. “Kami akan atur jadwalnya,” sampainya.

Bukan hanya memberi peringatan. Tugas Satpol PP juga tetap mengawasi lokasi-lokasi yang dilarang bagi PKL untuk berjualan.

Beberapa lokasi bahkan sudah ditertibkan seperti di depan Pasar Gadingrejo, Jalan Sumatra, Pasar Besar dan lainnya. Nah, lokasi-lokasi itu kini tetap menjadi pantauan.

Setelah penertiban, petugas harus sering melakukan patroli untuk mencegah PKL kembali ke lokasi semula yang melanggar. Kata Iman Hidayat, di beberapa titik lokasi PKL yang melanggar, sudah petugas yang siap mengangkut paksa lapak PKL dan barang dagangannya, apabila membandel.

Terutama bagi PKL yang sudah mendapat peringatan ketiga namun tidak diindahkan. “Begitu kelihatan, kami langsung tindak saat berpatroli,” sampainya. (zen/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pkl #satpol pp #pelabuhan pasuruan