PASURUAN, Radar Bromo - Anggaran pemeliharaan jalan di Kota Pasuruan, terserap lebih separo.
Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan tidak tambah anggaran. Sebab anggaran saat ini telah mencukupi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Pasuruan, Gustap Purwoko menyebut, anggaran pemeliharaan jalan dialokasikan Rp 1,5 miliar tahun ini melalui APBD 2025. Nilainya sama dengan tahun lalu.
Paling besar, untuk membayar honor Pegawai Harian Lepas (PHL) hingga 60 persen, sebesar Rp 900 juta.
Sementara sisanya Rp 600 juta, untuk membeli bahan material. Seperti semen hingga bahan bakar untuk alat perbaikan jalan.
Hingga Juli, anggaran ini sudah terpakai 60 persen. Tersisa Rp 600 juta. Namun PUPR tidak menambah anggaran dalam perubahan APBD (P-APBD). Anggaran yang ada dinilai mencukupi sampai akhir tahun.
"Sudah lebih dari separo yang terpakai. Sisa Rp 600 juta itu, Insyaallah cukup sampai Desember," katanya.
Menurutnya, pemeliharaan jalan di Kota Pasuruan digunakan kondisional. Saat ada titik berlubang yang perlu ditangani.
Apalagi kondisi jalan di Kota Pasuruan itu baik. Tidak ada yang rusak parah.
"Kalau rusak hanya spot-spot kecil. Sehingga, hanya perlu ditambal. Dengan begitu, anggaran yang tersisa kami rasa masih cukup," tutur Gustap. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin