PASURUAN, Radar Bromo-Nelayan di Pasuruan raya masih harus waspada selama melaut.
Sebabnya, sampai akhir Juli, kecepatan angin di perairan Jawa Timur diprediksi masih kencang. Kecepatan angin rata-rata 27 sampai 28 knot.
Tentu dengan kecepatan angin tersebut akan memicu gelombang meninggi. Bisa menimbulkan ombak hingga empat meter.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Rendy Irawadi mengatakan, kecepatan angin di perairan Jatim cenderung bertambah.
Dari yang sebelumnya 21 knot, kini sampai 27 knot atau 50 kilometer per jam. “Cenderung bertambah. Itu akan picu gelombang meninggi,” ujarnya.
Rendy merincikan, di wilayah Jawa bagian timur kecepatan maksimal diprediksi sampai 27 knot atau 50 km/jam.
Dengan kecepatan angin demikian gelombang laut akan meninggi 0.5 sampai 1.4 meter.
Kemudian di selat Madura, kecepatan angin maksimal 28 knot atau 52 kilometer per jam.
Gelombang laut diprediksi meninggi hingga 1.6 meter jika kecepatan angin demikian.
Sedangkan di wilayah perairan Selatan Jatim, kecapatan angin maksimal 24 knot atau 44 kilometer per jam.
Namun gelombang laut cenderung meninggi, 2.0 sampai 4.5 meter. Karenanya diharapkan masyarakat tetap waspada. Namun kondisi ini diyakini hanya sampai akhir bulan Juli ini. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid