PASURUAN, Radar Bromo-Rencana Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Petamanan (DLHKP) Kota Pasuruan membangun fasilitas pengelolaan sampah tahun ini, terus dimatangkan.
Saat ini pemkot tengah melakukan perencanaan. Ditarget triwulan keempat sudah berjalan.
Kepala DLHKP Kota Pasuruan, Samsul Rizal menyebut fasilitas pengelolaan dengan teknologi di Krapyakrejo akan dibangun tahun ini. Anggarannya, dari APBD 2025 sebesar Rp 900 juta.
Karena anggarannya di atas Rp 200 juta, maka proses pengerjaannnya menggunakan tahap lelang.
"Saat ini belum dimulai. Kami masih tahap perencanaan. Insyaallah dalam waktu dekat akan dilaunching di bagian pengadaan," jelasnya.
Rizal-sapaannya menuturkan, selama ini di Krapyakrejo hanya memiliki Tempat Pembungan Sementara (TPS).
Sampah yang bisa diolah, biasanya dipilah dan tidak bisa langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Namun selama ini pengelolaannya masih tradisional. Harapannya, TPS ini bisa naik kelas sehingga bisa mengolah sampah secara modern menggunakan teknologi. Tujuannya agar sampah menjadi lebih ramah lingkungan.
"Pengelolaan teknologi bisa mengurangi sampah lebih maksimal. Serta meminimalkan dampak negatif, seperti bau tidak sedap," tutur Rizal. (riz/one)
Editor : Fahreza Nuraga