Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rombongan Pemancing yang Perahunya Terbalik di Lekok Pasuruan dari Berbagai Kelompok, Ini Daftar Penumpang

Mokhamad Zubaidillah • Senin, 14 Juli 2025 | 14:03 WIB
PENDATAAN: Petugas saat melakukan pendataan korban perahu terbalik di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
PENDATAAN: Petugas saat melakukan pendataan korban perahu terbalik di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

LEKOK, Radar Bromo-Petugas kepolisian dan tim SAR sempat menemui kendala saat melakukan pencarian korban terbaliknya perahu rombongan pemancing di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Minggu petang (13/7).

Sebab, data para korban perahu yang terbalik itu tak jelas. Rombongan perahu yang terbalik itu bukan dari kelompok yang sama.

Para korban ini berangkat memancing secara berkelompok. Artinya, antara kelompok yang satu dan lainnya tidak saling kenal.

Tak hanya itu, sebagian besar korban juga tidak mengenali pasti nahkoda maupun awak perahu yang mengantarkannya.

“Kami sewa perahu dari orang sini. Pagi tadi (Minggu), saya bersama rombongan 11 orang diantarkan ke banjang tempat mancing. Katanya akan dijemput jam 15.00 sore,” ungkap Didin (28), salah satu pemancing asal Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, saat ditemui di Pasir Panjang, Wates, Minggu malam.

“Tapi sampai malam kok tidak ada (jemputan). Ternyata ada musibah,” imbuh Didin.

Dijelaskan oleh Didin, pada Minggu siang hingga sore itu gelombang laut memang cukup besar.

Ia mengaku sudah dua kali ini pergi memancing di kawasan perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Baginya dan para pemancing lain, memancing ke laut dengan menggunakan jasa transportasi perahu nelayan sekitar sudah umum dilakukan.

Biasanya para pemancing ini diantar pagi. Lalu, akan dijemput kembali sore harinya.

Rata-rata mereka pergi memancing secara berkelompok-kelompok. Dengan titik spot pancing sesuai pilihan masing-masing.

Rencananya, Senin (14/7) ini akan dibentuk Tim Gabungan pencarian.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tim dari Basarnas Jatim juga sudah turun ke lapangan sejak Minggu malam.

Selain itu, tampak sejumlah petugas kepolisian baik dari Polres Pasuruan Kota, Polsek Lekok, unsur dari TNI hingga tim medis dari Puskesmas setempat pun telah merapat di lokasi area Pasir Panjang.

Berikut data-data sementara para korban terbaliknya perahu “Samudera” di perairan laut Lekok, Pasuruan, pada Minggu (13/7) sore:

  1. NAKHODA PERAHU: Jalaludin (43), warga Dusun Pasir Panjang, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
  2. AWAK PERAHU: Sahrul (23), anak buah perahu, warga Dusun Pasir Panjang, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
  3. Acham Asfihani (19), Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang  ( meninggal dunia )
  4. M. Nur Ikhwan (16), warga Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan (rawat RSUD Grati )
  5. Imam Muhlis (44), warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang (rawat RSUD Grati )
  6. Muhammad Sokhe (30) warga Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang
  7. Anas Nuhan (22), warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang
  8. Achmad Asro (22) warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang
  9. Kasiamun, warga Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
  10. Dwi, warga Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
  11. Arifin, warga Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
  12. Samsul Arifin, warga Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
  13. Muzakky (30), warga Kota Pasuruan (HILANG)
  14. Reza (21), warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang (HILANG)
  15. Kariman alias Daiman (60), warga Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan
  16. (?)
  17. (?)
  18. (?)
  19. (?)
  20. (?).

Seperti diberitakan Radar Bromo sebelumnya, Niat memancing berujung petaka. Sebuah perahu berisikan 20 penumpang lengkap dengan anak buah kapal (ABK)-nya terbalik usai perahu yang mereka tumpangi diterjang ombak besar di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/7) sore.

Akibatnya, 1 penumpang tewas, 3 orang mengalami luka-luka. Sementara 3 penumpang lainnya dinyatakan hilang.

Tak cukup itu, data sementara menyebutkan, ada sebanyak 5 orang lagi belum diketahui identitas dan kondisinya. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #perahu terbalik #Gelombang #pemancing #lekok #cuaca buruk #rombongan