Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Korban Ledakan Bondet Racikan Sendiri di Nguling Pasuruan Jalani Operasi, Polisi Tunggu Keterangan

Fahrizal Firmani • Jumat, 11 Juli 2025 | 15:42 WIB

 

MASIH DIRAWAT: Korban Saiful Rizal saat hendak dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya dari RSUD Grati. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
MASIH DIRAWAT: Korban Saiful Rizal saat hendak dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya dari RSUD Grati. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

NGULING, Radar Bromo-Satreskrim Polres Pasuruan Kota terus mendalami ledakan bondet di Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan.

Saat ini, penyidik satreskrim tinggal meminta keterangan korban, Saiful Rizal, 35, yang masih dirawat di RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa mengatakan, korban Saiful Rizal merupakan saksi kunci dalam kasus ini.

Namun, hingga kini kondisi korban belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Kondisi terkini, korban menjalani operasi atas luka yang dialaminya Senin (7/7). Ia belum bisa memastikan kapan korban bisa dimintai keterangan.

Saat ini, penyidik harus menunggu kondisi korban pulih untuk meminta keterangan.

"Kalau fakta baru belum ada. Total saksi yang diperiksa masih tetap, sepuluh orang. Kami tinggal menunggu keterangan Saiful Rizal sebagai saksi kunci," katanya.

Karena itu, menurut Choi–sapaannya–pihaknya belum bisa memastikan penyebab ledakan di rumah korban. Termasuk jenis bondet yang meledak. Untuk hal ini, penyidik masih menunggu hasil dari tim Labfor Polda Jatim.

Diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan diduga bondet terjadi di RT 2/RW 5, Dusun Parasan 2, Desa Sanganom, Nguling, Senin (7/7). Ledakan itu terjadi pukul 03.30 di ruang kerja Saiful Rizal, seorang tukang servis barang elektronik.

Korban mengalami luka berat dan harus dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya. Sementara rumahnya juga rusak parah akibat ledakan yang terjadi.

Berdasarkan hasil olah TKP di lapangan, petugas Polres Pasuruan Kota menduga, barang yang meledak adalah bondet yang dibuat oleh korban. Ledakan itu masuk kategori low explosive atau berdaya ledak rendah.

Istri korban Saiful Rizal saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo menyebut, korban pernah membeli bahan pembuat bondet secara online.

Kapan tepatnya sang suami membeli bahan-bahan pembuat bondet itu, Ani tidak tahu. Dia baru tahu setelah barang pesanan itu sampai di rumahnya dengan diantar kurir.

Belakangan Ani juga tahu, suaminya sengaja membuat bondet untuk menjaga diri. Hal ini tidak terlepas dari kondisi rumah tangganya yang diwarnai oleh kehadiran pihak ketiga.

Ani berkisah, pernikahan mereka sudah memasuki tahun ke-14. Empat belas tahun lalu saat menikah dengan Pur (panggilan Saiful Rizal), Ani bestatus janda beranak satu. Sementara Pur adalah duda tanpa anak. 

Awalnya menurut Ani, pernikahan mereka berjalan tanpa ada masalah berarti. Namun, seiring berjalannya waktu, suaminya itu mulai sering selingkuh.

Ani sendiri sudah sering mengingatkan suaminya agar berhenti selingkuh. Namun, suaminya itu seolah tidak menghiraukan. Bahkan, kemudian suaminya itu selingkuh dengan seorang perempuan yang tidak lain teman akrab mereka berdua. Sebut saja Mawar. Karena perselingkuhan itu, Mawar sampai bercerai dengan suaminya.

Setelah kejadian itulah, suaminya mulai memesan bahan pembuat bondet. Tujuannya untuk melindungi diri bila sewaktu-waktu diserang mantan suami Mawar.

Ani sendiri merasa dendam karena berkali-kali dihianati. Dia akhirnya iseng membalas perbuatan suaminya itu dengan cara yang sama. Sebulan belakangan, Ani sering chating dengan seseorang.

Namun tak berlangsung lama. Pur akhirnya mengetahui hubungan Ani dengan lelaki tersebut, Sabtu (5/7). Pur pun langsung emosi. Saat itu juga, dia mengantarkan Ani dan anak pertamanya pulang ke rumah orang tuanya.

Usai pisah rancang, sang suami juga disebutkan pernah mengancam akan membondet Ani dan selingkuhannya. Namun, itu baru ancaman melalui telepon. (riz/ran/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#selingkuh #istri #pasuruan #rumah tangga #bondet #nguling #operasi #bom ikan