TONGAS, Radar Bromo–Misteri ledakan yang terjadi di rumah tukang servis barang elektronik Saiful Rizal di Desa Sanganom, Nguling, Kabupaten Pasuruan, sedikit terkuak.
Korban Saiful Rizal yang hingga kini masih dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya ternyata pernah membeli bahan pembuat bondet secara online.
Kesaksian ini disampaikan istri korban, Ani, 29, pada Jawa Pos Radar Bromo saat ditemui di rumahnya, Kamis (10/7).
Ani mengatakan, sekitar lima bulan lalu secara tidak sengaja dirinya mengetahui suaminya membeli bahan pembuat bondet. Bahan-bahan itu diberi secara online.
Kapan tepatnya sang suami membeli bahan-bahan pembuat bondet itu, Ani tidak tahu.
Dia baru tahu setelah barang pesanan itu sampai di rumahnya dengan diantar kurir.
“Waktu barang sudah sampai di rumah, saya sempat nanya pada suami. Ini isinya apa? Katanya bahan untuk buat bondet,” tutur ibu tiga anak ini.
Belakangan Ani juga tahu, suaminya sengaja membuat bondet untuk menjaga diri. Hal ini tidak terlepas dari kondisi rumah tangganya yang diwarnai oleh kehadiran pihak ketiga.
Ani dan suaminya Saiful Rizal juga sudah pisah rumah sebelum bondet meledak di rumah mereka.
Saat itu hanya Saiful Rizal sendiri yang ada di dalam rumah. Sementara Ani pulang ke rumah orang tuanya di Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Sementara dua anak mereka waktu bondet meledak, tengah tidur di rumah orang tua Saiful Rizal yang masih satu desa dengan rumah Saiful Rizal.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga RT 2/RW 5, Dusun Parasan 2, Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Senin (7/7) pagi geger. Rumah milik Saiful Rizal, 35 tiba-tiba meledak.
Saiful setiap harinya dikenal bekerja sebagai tukang servis HP dan TV atau barang elektronik lainnya.
Saiful setiap harinya tinggal sendirian. Sang istri beserta anak-anaknya beberapa waktu lalu meninggalkan rumahnya usai terjadi masalah di rumah tangganya.
Tiap hari, Saiful dikenal kerap bekerja saat malam hari. Siang harinya ia lebih banyak tidur. Ia juga dikenal pribadi yang jarang bergaul.
Nah, pagi itu rumah Saiful meledak saat ia sedang beraktivitas. Saiful yang seorang diri di rumahnya menjadi korban ledakan. Tangan kirinya terputus. Badannya dipenuhi luka-luka. (ran/hn)
Editor : Muhammad Fahmi