Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Nasib Warga Sempu di Purwodadi Pasuruan yang Terdampak Tanah Gerak Kian Tak Jelas

Rizal Syatori • Kamis, 26 Juni 2025 | 20:25 WIB
RENTAN BENCANA: Kawasan Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi yang sempat dilanda bencana tanah gerak. Mereka meminta kejelasan, apakah direlokasi atau tetap bertahan di lokasi.
RENTAN BENCANA: Kawasan Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi yang sempat dilanda bencana tanah gerak. Mereka meminta kejelasan, apakah direlokasi atau tetap bertahan di lokasi.

PURWODADI, Radar Bromo - Proses penyelesaian pasca bencana tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi tak kunjung tuntas.

Warga setempat masih dibuat waswas, lantaran tak kunjung ada kejelasan dengan nasib mereka.

Apakah harus direlokasi. Atau bertahan. Terlebih, rumah yang mereka miliki, saat ini masih rusak tak kunjung ada rehabilitasi.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariadi mengatakan, proses di lapangan masih berjalan.

Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sejatinya sudah selesai. Namun ada revisi.

PENGECEKAN: Tim BPBD Kabupaten Pasuruan saat melakukan pengecekan di lokasi bencana tanah gerak, beberapa waktu lalu.
PENGECEKAN: Tim BPBD Kabupaten Pasuruan saat melakukan pengecekan di lokasi bencana tanah gerak, beberapa waktu lalu.

“Revisi itu, masih diproses. Kami akan berkonsultasi dengan BPNB saat rapat di Surabaya pekan ini,” ungkapnya.

Karena itu, ia menepis jika penanganan yang dilakukan Pemkab Pasuruan jalan di tempat.

Selain menunggu revisi R3P, pihaknya akan membentuk desa tangguh bencana (Destana) di Desa Cowek.

Bahkan, pada Sabtu (14/6) lalu, sudah dilakukan kick off Destana di Bakorwil Malang.

Sementara itu, Rudiyanto, 34, salah seorang warga Dusun Sempu yang rumahnya mengalami kerusakan berat berharap, proses penanganan jangka panjang pasca bencana tanah gerak, tidak terlalu lama. Mengingat, sudah lima bulan lamanya, bencana itu berlalu.

"Sambil menunggu keputusan, alangkah baiknya rumah warga yang rusak, segera diperbaiki dahulu. Kan sudah disurvei dan didata,” sampainya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#sempu #tanah gerak #kecamatan purwodadi #desa cowek #bencana alam