PURWODADI, Radar Bromo - Proses penyelesaian pasca bencana tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi tak kunjung tuntas.
Warga setempat masih dibuat waswas, lantaran tak kunjung ada kejelasan dengan nasib mereka.
Apakah harus direlokasi. Atau bertahan. Terlebih, rumah yang mereka miliki, saat ini masih rusak tak kunjung ada rehabilitasi.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariadi mengatakan, proses di lapangan masih berjalan.
Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sejatinya sudah selesai. Namun ada revisi.
“Revisi itu, masih diproses. Kami akan berkonsultasi dengan BPNB saat rapat di Surabaya pekan ini,” ungkapnya.
Karena itu, ia menepis jika penanganan yang dilakukan Pemkab Pasuruan jalan di tempat.
Selain menunggu revisi R3P, pihaknya akan membentuk desa tangguh bencana (Destana) di Desa Cowek.
Bahkan, pada Sabtu (14/6) lalu, sudah dilakukan kick off Destana di Bakorwil Malang.
Sementara itu, Rudiyanto, 34, salah seorang warga Dusun Sempu yang rumahnya mengalami kerusakan berat berharap, proses penanganan jangka panjang pasca bencana tanah gerak, tidak terlalu lama. Mengingat, sudah lima bulan lamanya, bencana itu berlalu.
"Sambil menunggu keputusan, alangkah baiknya rumah warga yang rusak, segera diperbaiki dahulu. Kan sudah disurvei dan didata,” sampainya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin