PASURUAN, Radar Bromo-Nasib nahas dialami MFF, 13. Siswa SMPN 3 Kota Pasuruan itu kesetrum di lingkungan sekolahnya di SMPN 3 Kota Pasuruan, Senin (16/6) pagi.
Akibatnya, siswa kelas 8 yang tinggal di Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, meninggal dunia.
Tangan kanannya melepuh karena terkena kabel microphone yang terkelupas dan beraliran listrik.
MFF sempat dilarikan ke puskesmas Kandangsapi. Namun nyawa korban tidak tertolong.
Ia dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju puskesmas. Korban lantas dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 08.30. Pagi itu, siswa kelas 7 dan 8 sedang berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan class meeting.
Begitu pula MFF. Ia tengah menyaksikan pertandingan basket yang memang tengah digelar di sekolah.
"Sesaat sebelum kejadian, korban sedang beristirahat dan duduk di bawah lantai. Di sebelah pembawa acara class meeting," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi.
Saat itu, master of ceremony (MC) sedang menggunakan microphone kabel. Dan salon speaker dalam kondisi aktif.
Korban lantas berdiri dan mencoba merebut microphone itu dari MC. Namun MC enggan menyerahkannya.
Akibatnya terjadi peristiwa tarik menarik microphone antara MFF dengan korban. Hal ini menyebabkan kabel microphone terkelupas.
Microphone itu akhirnya berhasil dikuasai oleh korban. Dan mengenai pergelangan tangan sebelah kanan.
Menyebabkan korban jatuh ke lantai dan mengalami kejang. Sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
Selanjutnya korban dibawa ke puskesmas Kandangsapi oleh para gurunya. Sayang sebelum tiba di puskesmas korban meninggal dunia dengan pergelangan tangan kiri melepuh.
Kepala SMPN 3 Kota Pasuruan, Sarmento menuturkan peristiwa ini murni musibah. Saat kejadian, MFF baru saja menjadi peserta pertandingan basket. Sehingga tubuhnya basah kuyup.
Kemungkinan ia ingin meminjam microphone untuk menyemangati atau menyampaikan salam.
"Mungkin bukan tarik menarik tapi ingin menggunakan microphone. Cuma apesnya saat mengambil microphone dari MC, kabelnya terkelupas. Ini musibah," jelasnya. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto