GEMPOL, Radar Bromo - Bundaran Apollo yang selama ini layaknya sebuah hutan mini, minim akan penanganan.
Terbukti hingga sampai saat ini, belum ada sentuhan pembenahan.
Perwajahannya tak banyak berubah. Tampak kusam dengan rerimbunan pohon yang tak mendapatkan perawatan.
Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLH Kabupaten Pasuruan, Mukhsin menguraikan, Bundaran Apollo memang berfungsi sebagai RTH. Serta, resapan air di tengah jalan raya.
Hanya saja, keberadaannya bukan kewenangan DLH Kabupaten Pasuruan. Melainkan Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN).
“Untuk penataannya, bukan menjadi kewenangan kami,” sampainya.
Pengawas Lapangan dari BBPJN Jatim Bali ruas Sidoarjo – Kepanjen, Dimas Prasetyo mengaku, belum bisa memastikan.
Apakah penataan Bundaran Apollo akan dilakukan tahun ini. Sebab, sejauh ini, pihaknya belum memperoleh informasi lebih lanjut.
“Kami belum mendapat informasi. Apakah tahun ini, ada penataan atau tidak,” jelasnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin