Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Identitas Perempuan yang Tewas tanpa Busana di Grati Pasuruan Terungkap, Dijemput Pria dari Rumahnya di Purworejo  

Mokhamad Zubaidillah • Rabu, 11 Juni 2025 | 17:53 WIB
DIIDENTIFIKASI: Korban semasa hidup (kanan). Inset baju yang dikenakan korban dan kondisi tangan korban yang membuatnya bisa dikenali.
DIIDENTIFIKASI: Korban semasa hidup (kanan). Inset baju yang dikenakan korban dan kondisi tangan korban yang membuatnya bisa dikenali.

PURWOREJO, Radar Bromo - Misteri penemuan jasad perempuan tewas di sebuah rumah di Dusun Kambingan Timur, Desa Kambingan Rejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan mulai temui titik terang.

Belum sampai 1 x 24 jam, Polres Pasuruan Kota akhirnya dapat mengungkap jasad Mrs X yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah yang ditinggal pemiliknya itu, Selasa (10/6).

Jasad wanita itu diidentifikasi bernama Sulikhati, 37. Ia merupakan, warga RT 01 RW 06 Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Dari informasi yang didapatkan, korban berhasil diidentifikasi pada sore hari pasca kejadian.

Polisi kemudian memastikan ke pihak keluarga hingga akhirnya dibenarkan bahwa korban tersebut adalah Sulikhati alias Sul.

Kepastian itu sesuai ciri-ciri bukti yang ada pada korban. Mulai dari kaos yang dipakai, rambut hingga kondisi jari tengah tangan kanan korban.

Ima, 40 kakak korban mengungkapkan bahwa cacat jari tengah sang adik itu terputus akibat terkena mesin penggiling tebu.

Ketika itu Sulikhati memang pernah bekerja dengan berjualan es tebu tak jauh dari tempat tinggalnya.

Sulikhati sendiri di rumahnya tinggal bersama ibu dan adiknya, Halimah (25).

Saat ditemui di rumahnya, Halimah menceritakan pertemuan terakhir dengan sang kakak.

Dikatakan Halimah bahwa beberapa hari lalu, sekitar empat harian, Sulikhati pamit keluar rumah.

Ia dijemput oleh seorang pria menggunakan motor Honda Beat pada Sabtu (7/6) malam. Namun, korban tidak menyebutkan secara spesifik ke mana perginya.

"Terakhir pamitnya ke rumah Mbak (Ima) yang ada di Desa Pateguhan, Gondangwetan," terang Halimah.

Namun, Ima menuturkan Sul tidak ke rumahnya. Ia terakhir kali ketemu sekitar sebulanan lalu.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofa membenarkan bahwa korban bernama Sulikhati.

Identitas korban terkuak usai pihaknya menyebarkan informasi terkait ciri-ciri pada korban. Polisi kemudian mendapatkan laporan dari salah satu dari pihak keluarga korban.

Hingga akhirnya diketahuilah bahwa korban benar-benar bernama Sulikhati, beralamatkan Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

"Berdasarkan ciri-ciri yang kami tunjukkan keluarga akhirnya mengenalinya. Dan kami lakukan cek sidik jari, hasilnya sesuai," ungkap Kasatreskrim yang akrab disapa Choy ini.

Ditambahkan lagi olehnya bahwa, berdasarkan keterangan keluarga menyebutkan bahwa korban keluar rumah pada hari Sabtu (7/6), sekitar jam 22.00 WIB. Dengan siapa korban keluar pihak keluarga juga tak tahu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok jenazah ditemukan di rumah milik Zainul Arifin di Dusun Kambingan timur, Desa Kambhinganrejo, Grati.

Selain ditemukan tanpa busana, jenazah tersebut ditutup bra di bagian wajahnya. Yang bikin geger, wanita itu berada di dalam rumah Zainul Arifin. Seorang pria yang sebulan ini hidup sendirian.

Kali pertama yang menemukan mayat korban adalah Sumik. Pagi itu sekitar pukul 08.00, Sumik berniat menjemur kerupuk di rumah Zaenul Arifin. Sebelum menjemur, ia membersihkan depan rumah itu dengan sapu.

Namun ia mencium bau tidak sedap yang berasal dari rumah Zaenul Arifin. Alhasil, dia mengajak tetangganya yakni Samsul, untuk melihat kondisi di dalam rumah itu.

Awalnya Samsul mengira bau tidak sedap itu berasal dari tikus yang mati. Namun Sumik mengajaknya agar masuk ke dalam rumah.

Rumah itu tidak dalam kondisi terkunci. Ada empat kamar di dalamnya. Di salah satu kamar, ternyata ada Mrs X yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Zaenul sudah tidak pulang selama tiga hari. Sumik tidak tahu ke mana Zaenul Arifin pergi. Namun yang jelas Zaenul meminjam motornya. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#mayat #pasuruan #Grati #tanpa busana #tewas #mrs x