Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Outing Class SDN Kebonsari Kota Pasuruan Disoal, Pihak Sekolah Pastikan Tidak Ada Paksaan

Fahrizal Firmani • Rabu, 30 April 2025 | 16:05 WIB
Ilustrasi outing class
Ilustrasi outing class

PASURUAN, Radar Bromo - Kegiatan outing class yang diadalan oleh SDN Kebonsari, Kota Pasuruan diterpa isu yang tidak sedap.

Disebut-sebut ada paksaan dari pihak sekolah agar wali murid bersedia ikut. Kegiatan ini juga menetapkan biaya untuk akomodasi dan sebagainya.

Mereka yang mau ikut, harus membayar Rp 305 ribu per siswa. Ini sudah termasuk biaya akomadasi, konsumsi hingga tiket masuk di lokasi.

Namun, pihak sekolah memastikan kegiatan ini bersifat sukarela. Siswa berhak ikut atau tidak.

Sebelumnya, ada pihak yang menyebut jika wali murid di sekolah setempat keberatan dengan rencana outing class.

Alasannya, biaya untuk ikut outing class ini besar. Belum lagi wali murid harus memberi uang saku pada anak mereka.

Plt kepala UPT SDN Kebonsari, Yani Sirindorn menepis jika ada unsur paksaan dalam outing class itu.

Sebab, sebelum memutuskan ada tidaknya kegiatan ini, pihaknya sudah merapatkan dengan komite sekolah dan wali murid.

"Dan dari 103 wali murid kelas 6 yang hadir, 80 orang diantaranya setuju adanya outing class. Sisanya tidak memutuskan," kata Yani.

Nah, pihaknya pun melaporkan hal ini pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Mereka membolehkan, asalkan memang tidak ada kewajiban bagi semua peserta ikut. Pihak sekolah lantas mengajak wali murid diskusi lagi, dan diputuskan untuk pergi ke Jatim Park 2 Malang.

"Tadi pagi (kemarin, red) ada lima siswa yang mau ikut. Sisanya tidak ikut. Kami tidak memaksa. Dan itu tidak masalah," tutur Yani.

Uang untuk akomodasi dan kebutuhan selama outing class juga dipastikan tidak memberatkan wali murid.

Sebab, uang ini berasal dari tabungan siswa selama mereka bersekolah di SDN Kebonsari. Pihaknya pun membebaskan siswa memilih.

"Mau ikut atau tidak dikembalikan ke siswa. Karena memang tidak memaksa," tutur Yani. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #Outing Class