PASURUAN, Radar Bromo-Sejumlah guru dan kepala sekolah (kepsek) bakal pensiun tahun ini. Paling banyak guru SD.
Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pasuruan, memastikan pensiunnya mereka tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).
Puluhan guru dan kepsek yang pensiun ini, berasal dari jenjang SD dan SMP. Rinciannya, 26 guru SD dan 14 guru SMP.
Sementara untuk kepsek, hanya di jenjang SD sebanyak tujuh orang. Sedangkan untuk jenjang SMP nihil yang pensiun.
Kepala Disdikbud Kota Pasuruan, Lucky Danardono menyebut guru dan kepsek yang pensiun adalah jenjang SD dan SMP.
Untuk TK, tidak ada yang pensiun, bagi guru ataupun kepsek. Mereka pensiun bergantian hingga Desember mendatang.
"Ada 47 guru dan kepsek yang pensiun tahun ini. Paling banyak jenjang SD sebanyak 33 orang," kata Lucky.
Ia menuturkan, pensiunnya guru dan kepsek ini tidak akan mengganggu KBM.
Sebab, ada 11 guru berstatus PegawaiPpemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diangkat tahun lalu dan siap mengisi kekosongan ini.
Selama ini, mereka menunggu dengan membantu guru lainnya mengajar. Tujuannya agar mereka siap untuk ditugasi menjadi guru kelas.
Dengan pengalaman membantu guru lainnya selama setahun, mereka diyakini sudah siap.
"Ada guru PPPK yang siap mengisi kekosongan ini. Mereka saat ini, membantu guru lainnya," tutur Lucky.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto menyebut dewan sudah mengetahui adanya guru PPPK yang diangkat tahun lalu yang membantu sejumlah guru di sejumlah sekolah.
Tentu ini hal positif untuk meningkatkan skill mereka dalam mengajar.
"Ini sembari menunggu adanya posisi guru yang kosong. Mereka menjadi siap sewaktu-waktu mengisi kekosongan itu," jelasnya. (riz/one)
Editor : Fahreza Nuraga