GRATI, Radar Bromo- Meninggalnya seorang pria di sebuah warung remang-remang di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, terus didalami. Bahkan, warung milik Hasan Bisri, 50, itu ditutup.
Kepolisian juga telah memeriksa Hasan Basri, sebagai saksi. Termasuk pekerja seks komersial yang mangkal di warung milik warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, itu.
Kanitreskrim Polsek Grati Aiptu Slamet Budiono mengatakan, semua telah diperiksa. Termasuk pemilik dan PSK yang kala itu bercinta dengan korban, An. Siham, 70, rekan korban juga diperiksa sebagai saksi.
“Untuk sanksi masih dalam penyelidikan. Ini masih proses,” ujarnya.
Slamet mengatakan, setelah kejadian, pihaknya langsung menutup warung milik Hasan. Begitu juga dengan sejumlah warung di sekitar Pasar Baru Ngopak.
Menurutnya, sejauh ini penyebab kematian korban diduga karena overdosis obat kuat yang dikonsumsi korban sebelum menggauli PSK.
Penyebab lain tidak diketahui, karena pihak keluarga menolak jenazah korban diotopsi.
“Perkembangannya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Diketahui, Minggu (6/4), seorang warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, berinisial Ant, 53, mengunjungi warung remang-remang di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Tujuannya, menyalurkan berahinya kepada PSK.
Bujang tua itu sempat membeli dan mengonsumsi obat kuat di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
Ternyata, ketika berhubungan badan dengan PSK, korban ngos-ngosan. Mulutnya berbusa dan tak lama kemudian meninggal dunia. (zen/rud)
Editor : Ronald Fernando