GADINGREJO, Radar Bromo–Meninggalnya bocah 8 tahun berinisial Us asal , Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo saat berenang di Kolam Renang Tirto Kencono, Gentong, Gadingrejo Kota Pasuruan, diselesaikan secara kekeluargaan.
Lurah Gentong Murtadho mengatakan, pemilik kolam renang Tirto Kencono sudah berkunjung ke rumah duka, Selasa (8/4).
Saat itu, pemilik kolam renang didampingi sejumlah pihak. Yaitu, ketua RT, Bhabinkamtibmas, Lurang Trajeng, dan Murtadho sebagai Lurah Gentong.
Menurut Murtadho, pemilik kolam renang datang ke rumah orang tua Us di RT 2/RW 10, Jalan Kalimantan, Kelurahan Trajeng, Kacamatan Panggungrejo.
Pada keluarga, pemilik memberi santunan sekaligus menyampaikan rasa belangsungkawa atas meninggalnya korban.
“Pemilik kolam renang Tirto Kencono sudah datang ke rumah duka. Masalah ini sudah diselesaikan secara damai,” katanya mewakili pemilik kolam renang.
Selain itu menurutnya, keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah. Sehingga, juga menerima kematian korban.
Namun, upaya damai dua pihak ini belum diketahui petugas kepolisian Polres Pasuruan Kota (polresta).
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, belum ada kabar pada pihaknya tentang penyelesaian secara damai yang dilakukan kedua pihak.
“Tidak ada kabar soal penyelesaikan damai ini. Dari Kasatreskrim juga tidak ada kabar apa-apa,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, AI, 8, tenggelam saat berenang di kolam renang Tirto Kencono Kota Pasuruan, Minggu (6/4).
Saat itu dia datang ke kolam renang itu bersama kakak iparnya. Begitu sampai di kolam renang yang ada di Jalan Raden Patah, RT 2/RW 5, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, korban langsung berenang.
Dia memilih berenang di kolam renang dewasa dengan kedalaman 1,5 meter – 2 meter. Padahal, korban tidak bisa berenang.
Nahas, korban yang tidak bisa berenang langsung tenggelam. Tangannya sempat menggapai-gapai, sebelum kemudian dia diselamatkan oleh seorang pengunjung kolam.
Korban yang pingsan dibawa ke pinggir kolam dan diberi pertolongan pertama. Namun, dia tidak kunjung siuman.
Karena itu, korban dilarikan ke RSUD dr R. Soedarsono. Sayang, korban tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal hari itu juga. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi