PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Sudah tiga bulan lamanya, Pemerintah Kota Pasuruan meresmikan Rumah Harapan untuk orang penyandang disabilitas.
Selama itu pula, sudah ada 26 orang penyandang disabilitas memanfaatkan rumah harapan tersebut. Mayoritas mereka semuanya fisioterapis.
Kepala Bidang Rehabilitasi Dinsos Kota Pasuruan Agus Widjanarko mengatakan, sejak diresmikan oleh Mentri Sosial, Desember 2024 lalu, ada 26 penyandang disabilitas yang memanfaatkan Rumah Harapan tersebut.
Sementara ini, kata Agus baru fisioterapis. Sedangkan yang wicara dan okupasi baru sedang bekerja sama untuk mendatangkan terapisnya.
Kalau fisio banyak sekolah yang mengampu. Seperti di Malang. Tapi untuk wicara dan okupasi, di Indonesia hanya dua tempat.
Di Solo dan Jakarta. Dan mereka langsung diserap oleh institusi yang ada. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin