TUTUR, Radar Bromo - Sempat mangrak, Rest Area Tutur akhirnya dilirik pegiat wisata.
Kelompok yang tergabung dalam Candra Amerta Nusantara (CAN) disebut-sebut menjadi pihak yang mengelola aset daerah tersebut.
Dari pengelolaan itu, Pemkab Pasuruan menargetkan bisa mendapatkan pendapatan tambahan. Setidaknya, Rp 16 juta setahunnya.
Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nusantoro menjelaskan pemanfaatan Rest Area Tutur dilakukan oleh pelaku wisata, CAN.
Mereka sepakat untuk melakukan pengelolaan sementara pada rest area setempat, sejak awal 2025 ini.
“CAN akan mengoptimalkan potensi yang ada, untuk menggairahkan kawasan setempat,” sampainya.
Ia menambahkan, dengan pengelolaan itu, Pemkab Pasuruan bisa meraup pendapatan.
Meski tak banyak, setidaknya ada perolehan PAD dari aset daerah itu. Setahun, setidaknya Rp 16 juta.
“Ini untuk persewaan tempat kulinernya saja. Hal ini, sesuai dengan appraisal yang dilakukan BPKPD Kabupaten Pasuruan tahun 2023 lalu,” sampainya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin