PASURUAN, Radar Bromo - Wisata Banyubiru di Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dinilai memiliki potensi untuk bisa lebih berkembang.
Aset pemda ini diharapkan bisa dikenal oleh wisatawan luar daerah. Sehingga berdampak pada kemajuan desa setempat.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo saat mendatangi wisata Banyubiru, Kamis (6/3).
Dalam sela-sela kunjungan ke Winongan itu, Mas Rusdi-sapaannya sempat berkeliling di areal dalam wisata pemandian itu.
Mas Rusdi menyebut wisata Banyubiru perlu perbaikan. Pihaknya akan membicarakan hal ini pada dinas terkait untuk membuat konsep pengembangannya.
Untuk menentukan Banyubiru ini ingin dikembangkan ke arah mana.
"Setelah ditentukan konsep pengembangannya, baru dilakukan perbaikan. Dan harus masif," katanya kepada sejumlah wartawan.
Ia menuturkan, tantangan tempat wisata itu harus menarik. Agar mampu menarik wisatawan berdatangan.
Serta memberikan kenyamanan. Dengan begitu, ada keinginan dari mereka, untuk kembali datang.
Disinggung soal konsep wisata halal yang pernah didengungkan oleh Pemkab Pasuruan, Mas Rusdi berseloroh ia tidak tahu maksud dari konsep itu.
Sebab, ia tidak menemukan tulisan halal saat memasuki kawasan wisata itu. Sehingga pihaknya akan menyesuaikan dengan perkembangan.
Pengembangannya, akan mempertimbangkan local wisdom. Di mana Kabupaten Pasuruan selama ini dikenal sebagai Kota Santri.
Pihaknya juga akan mendengar masukan dari masyarakat. Sebab jika ramai, dampak pada warga sekitar luar biasa.
"Wisata Banyubiru ini punya potensi. Dari gerbang tol itu hanya lima menit. Jadi memang harus di eksplor, dan diperbaiki dengan layak," tutur Mas Rusdi. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin