Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Butuh Penanganan, Mas Rusdi Siapkan Konsep Pengembangan Wisata Banyubiru

Fahrizal Firmani • Sabtu, 8 Maret 2025 | 18:25 WIB
TINJAU: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat meninjau wisata pemandian alam Banyubiru. Saat ini, pihaknya tengah mencari konsep yang pas untuk pengembangan wisata andalan Kabupaten Pasuruan tersebut.
TINJAU: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat meninjau wisata pemandian alam Banyubiru. Saat ini, pihaknya tengah mencari konsep yang pas untuk pengembangan wisata andalan Kabupaten Pasuruan tersebut.

PASURUAN, Radar Bromo - Wisata Banyubiru di Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dinilai memiliki potensi untuk bisa lebih berkembang.

Aset pemda ini diharapkan bisa dikenal oleh wisatawan luar daerah. Sehingga berdampak pada kemajuan desa setempat.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo saat mendatangi wisata Banyubiru, Kamis (6/3).

Dalam sela-sela kunjungan ke Winongan itu, Mas Rusdi-sapaannya sempat berkeliling di areal dalam wisata pemandian itu.

Mas Rusdi menyebut wisata Banyubiru perlu perbaikan. Pihaknya akan membicarakan hal ini pada dinas terkait untuk membuat konsep pengembangannya.

Untuk menentukan Banyubiru ini ingin dikembangkan ke arah mana.

"Setelah ditentukan konsep pengembangannya, baru dilakukan perbaikan. Dan harus masif," katanya kepada sejumlah wartawan.

Ia menuturkan, tantangan tempat wisata itu harus menarik. Agar mampu menarik wisatawan berdatangan.

Serta memberikan kenyamanan. Dengan begitu, ada keinginan dari mereka, untuk kembali datang.

Disinggung soal konsep wisata halal yang pernah didengungkan oleh Pemkab Pasuruan, Mas Rusdi berseloroh ia tidak tahu maksud dari konsep itu.

Sebab, ia tidak menemukan tulisan halal saat memasuki kawasan wisata itu. Sehingga pihaknya akan menyesuaikan dengan perkembangan.

Pengembangannya, akan mempertimbangkan local wisdom. Di mana Kabupaten Pasuruan selama ini dikenal sebagai Kota Santri.

Pihaknya juga akan mendengar masukan dari masyarakat. Sebab jika ramai, dampak pada warga sekitar luar biasa.

"Wisata Banyubiru ini punya potensi. Dari gerbang tol itu hanya lima menit. Jadi memang harus di eksplor, dan diperbaiki dengan layak," tutur Mas Rusdi. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#wisata #kabupaten pasuruan #wisata halal #banyubiru