Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mensos Gus Ipul Minta Warga Tak Bergantung ke Bansos, Bakal Evaluasi Penerima PKH

Fuad Alyzen • Kamis, 6 Maret 2025 | 05:49 WIB
Mensos Gus Ipul saat menggelar safari Ramadan di Pasrepan, Pasuruan. (Fuad Alyzen/ Radar Bromo)
Mensos Gus Ipul saat menggelar safari Ramadan di Pasrepan, Pasuruan. (Fuad Alyzen/ Radar Bromo)

PASREPAN, Radar Bromo-Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah diharapkan tak membuat warga yang mendapatkannya mengalami ketergantungan. Warga diharapkan bisa lepas dari bantuan dan lebih mandiri.

Hal itu diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat berkunjung ke Pasuruan, Selasa (4/3). Selain mengunjungi peresmian masjid kawasan Makkah, Gus Ipul–sapaan akrab Saifulah Yusuf–juga lakukan safari Ramadan di Masjid Jami Sabilil Muttaqin, Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Gus Ipul mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian Sosial agar menyalurkan berbagai program bantuan bagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Salah satunya yakni bansos.

Namun, Gus Ipul menekankan, ada batas waktu tertentu bagi masyarakat menerima bantuan sosial. Mereka diharapkan dapat tergraduasi atau lepas dari Bansos dan hidup mandiri.

“Nek panjenengan (kalau bapak-ibu) meningkat, naik kelas, itu yang sukses pendampingnya. Kalau pendamping sukses, KPM sukses, menterinya ikut sukses, pemerintahnya juga ikut sukses. Nek panjenengan susah, pendampingnya susah, menterinya juga susah, pemerintahnya juga susah," jelas Gus Ipul.

Oleh karena itu, Gus Ipul mengajak seluruh pihak mulai dari kepala daerah, khususnya para pendamping PKH untuk bisa mendorong warga yang didampingi tergraduasi. Sehingga, masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada bantuan sosial.

Gus Ipul menyampaikan, agar warga jangan nyaman hanya menerima program PKH atau Bansos yang lainnya. Namun, harus memiliki mindset semangat untuk menjadi keluarga yang lebih mandiri. Buat usaha, nanti diberi bantuan modal.

“Kalau memang ingin bekerja, akan dibantu lewat pendidikan-pendidikan keterampilan, tergantung pilihane panjenengan sendiri,” sampai Gus Ipul.

Namun, pihaknya masih akan mengevaluasi penerima PKH yang sudah berjalan lima tahun ke atas ini. “Kami akan evaluasi,” katanya.

Misalnya fungsi-fungsi yang sosialnya utuh. Ya, dia tidak bisa lagi menerima bansos. Selama ini kan orang nyaman hanya menerima bansos dan stagnan tidak naik kelas.

Diharapkan dengan silaturahmi pada momen Ramadan ini atau uji petik. Pada data-data terbarunya, akan dicek oleh timnya. Apakah keluarga penerima manfaat ini masih harus mendapatkan program PKH lagi atau tidak.

Kapan itu akan diterapkan? Katanya akan diterapkan pada triwulan kedua. “Ini kan triwulan pertama. Nanti ada triwulan ke dua, nanti akan dievaluasi pelan-pelan,” katanya.

Setidaknya, bantuan ini setiap lima tahun sekali akan dievaluasi, apakah ada yang bisa diteruskan apa tidak. “Tadi kan sudah ada yang 10 tahun ke atas, 18 tahun. Banyak sekali yang akan kita evaluasi,” ujarnya. (zen/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#saifullah yusuf #PKH #mensos #bansos #gus ipul