PASURUAN, Radar Bromo - Adanya efisiensi anggaran tahun ini, membuat sejumlah daerah mengkaji pemberlakuan Work From Anywhere (WFA).
Termasuk Kota Pasuruan. Kemungkinan diberlakukan WFA, masih melihat dampak kinerja.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pasuruan, Supriyanto.
Katanya, sejauh ini memamg baru Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang melakukan WFA.
"Informasi itu juga baru dilakukan pekan lalu. Kalau di daerah, kami belum menerima surat dari pusat," katanya.
Saat ditanya, soal beberapa daerah yang sedang mengkaji kemungkinan WFA, Mantan Camat Purworejo ini mengaku Kota Pasuruan juga akan melakukan hal serupa.
Tentu pihaknya tidak ingin gegabah dengan langsung melakukan WFA.
"Jelas jika diberlakukan WFA, maka perlu dikaji dahulu. Tidak bisa langsung asal diberlakukan," imbuh Supri-sapaanya.
Ia menuturkan, tentu pihaknya harus melihat dahulu dampak dari pemberlakuan WFA.
Karena jika memang harus diberlakukan, maka kinerja harus tetap baik. Bukannya malah berdampak buruk.
"Yang tidak diinginkan, ternyata setelah diberlakukan WFA, malah menjadi malas. Ini yang tidak boleh terjadi," tutur Supri. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin