Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wow... Pemkot Pasuruan Ajukan Rp 21 Miliar untuk Lanjutan Kawasan Makkah

Fahrizal Firmani • Jumat, 14 Februari 2025 | 20:25 WIB
SUDAH BANYAK DIKUNJUNGI: Meski wisata kawasan Makkah belum resmi dibuka, namun saat ini sudah banyak wisatawan yang berkunjung. (Muhammad Fahmi/ Radar Bromo)
SUDAH BANYAK DIKUNJUNGI: Meski wisata kawasan Makkah belum resmi dibuka, namun saat ini sudah banyak wisatawan yang berkunjung. (Muhammad Fahmi/ Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Pemkot berniat melanjutkan pembangunan Kawasan Makkah, di Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, tahun ini.

Dana Rp 21 miliar tengah diusulkan ke Pemprov Jatim, untuk pengerjaan segmen satu dan dua. Usulan ini sudah disampaikan pada Januari lalu.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Dyah Ermitasari menyebut, pemkot sudah mengajukan pengerjaan tahap dua.

Pengajuan dilakukan oleh Badan Perencanaan, Penelitian, Pembangunan dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).

"Sudah diajukan lewat Bappelitbangda. Pengajuannya Rp 21 miliar. Nanti uangnya langsung ditransfer ke kas daerah," jelasnya.

Mita-sapaannya menyebut, usulan Rp 21 miliar itu, untuk segmen I dan segmen II. Namun jika disetujui lebih sedikit, maka akan dilihat mana yang butuh pengerjaan lebih dahulu.

Tentu besaran uang yang diterima dalam kas daerah nantinya, akan didetailkan melalui Detail Engineering Design (DED).

Menurutnya, ada empat segmen dalam proyek ini. Dan yang baru digarap, adalah segmen tiga.

Sementara segmen I itu, melengkapi sejumlah sarana dan prasana (sarpras).

Seperti tempat parkir, kios food court, sarana bermain dan olahraga hobi. Sementara segmen dua itu, berupa area sepak bola, jogging track, wall climbing hingga sarana skate park.

"Berapapun yang diterima dalam kas daerah itu, akan dimanfaatkan. Disesuaikan sama besaran yang diterima pemkot," tutur Mita.

Di luar itu, pihaknya masih memiliki sisa lebih penawaran pengerjaan tahun lalu senilai Rp 1,3 miliar.

Pada 2024, pemkot mendapatkan Rp 15 miliar dari Pemprov Jatim untuk segmen III. Dan pelaksana, PT Elang Mitra Regantama asal Kota Surabaya menawar Rp 13,7 miliar. Dana lebih penawaran ini, akan digunakan untuk shelter pejalan kaki.

Kawasan Krampyangan ini, adalah proyek multiyears yang mulai dibangun tahun lalu. Meski belum rampung, Wisata Tematik Makkah ini sudah bisa difungsikan.

Wisata ini akan dijadikan sebagai wisata edukasi, dengan menggandeng sekolah di Kota Pasuruan. Mereka akan diperkenalkan soal manasik haji sejak dini.

"Belum tentu bisa digarap dalam empat segmen. Tergangung usulan yang diterima oleh Pemprov. Bisa lebih dari empat tahap," jelas Mita. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #wisata religi #kawasan makkah #anggaran