Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Duh, Belum Genap Sepekan Dipasang, Pelat Baja untuk Penanganan Darurat Jalan Rusak di Tutur Pasuruan Dicuri

Rizal Syatori • Rabu, 12 Februari 2025 | 02:57 WIB

 

HILANG DICURI: Pelat baja yang dipasang untuk perbaikan darurat jalan rusak di Desa Sumberpitu, Tutur saat masih terpasang (kiri). Foto kanan, saat sudah dicuri.
HILANG DICURI: Pelat baja yang dipasang untuk perbaikan darurat jalan rusak di Desa Sumberpitu, Tutur saat masih terpasang (kiri). Foto kanan, saat sudah dicuri.

TUTUR, Radar Bromo–Pencuri ini benar-benar tak tahu diri. Pelat baja yang dipasang untuk penanganan darurat jalan rusak di Dusun/ Desa Sumberpitu, kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pun diembat.

Pemasangan pelat baja itu dilakukan Dinas Bina Marga pada Jumat (7/2) pekan lalu.

Alasan penanganan darurat dengan pemasangan pelat baja karena ruas jalan itu cukup strategis. Menghubungkan antara Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur dan Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan.

Jalan yang rusak itu di tepi jalannya terdapat jurang atau curah. Lantaran tergerus air dan dibawah jalannya melintang saluran air atau gorong-gorong, jalan jadi berbahaya.

Untuk keselamatan, pelat baja menjadi solusi pertama untuk penanganan darurat.

Ternyata, belum genap sepekan dipasang, pelat baja yang dipasang sudah raib dicuri.

“Hilangnya pelat baja yang terpasang di jalan kabupaten, Dusun Sumberpitu, diketahui warga pada Senin pagi (10/2). Padahal, baru dipasang hari Jumat (7/2),” kata Kades Sumberpitu Mihan.

Pascapelat baja hilang, kendaraan yang melintas harus berhati-hati. Bahkan, jalan hanya bisa dilalui motor dan pejalan kaki saja.

Untuk mobil pribadi dan truk, tidak bisa. Kendaraan di atas roda dua harus lewat akses jalan lain.

 “Lokasi dipasang pelat bajanya itu memang agak jauh dari permukiman warga. Perkiraan hilangnya antara malam atau dini hari,” ungkapnya.

Hilangnya pelat baja ini, juga ditanggapi Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar Rahmanto.

“Kami sudah monitor, tentunya sangat menyayangkan,” cetusnya.

Jika melihat ukurannya, pelat baja untuk jalan ini memang tebal. Pelat baja yang dipasang di ruas jalan tersebut tebalnya lima milimeter. Kemudian panjang dan lebarnya masing-masing 2,5 meter dan 1,2 meter.

Dinas Bina Marga tampaknya harus kembali melakukan penanganan darurat. 

“Kami upayakan pasang kembali pelat baja di lokasi tersebut karena bagian dari penanganan darurat. Namun, kami berharap lebih diawasi kembali oleh warga dan pemdes setempat, biar aman dan tidak hilang lagi,” jelasnya. (zal/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #jalan rusak #baja #pencurian #Pelat #Tutur