PANGGUNGREJO, Radar Bromo-Kasus pencurian mobil Ertiga bernopol N 1689 WK di Alun-Alun Pasuruan, yang terjadi Kamis (6/2), terungkap. Mobil tersebut memang sengaja dicuri.
Setelah dilakukan pengejaran, mobil ditinggalkan di tepi jalan wilayah Wonorejo arah ke Malang oleh terduga pelaku.
Penyewa mobil, Endy Widianto, 31, warga Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, menyampaikan, sebelumnya dirinya memang menyewa mobil tersebut.
Sekitar pukul 17.00, ia sudah membawa mobil itu. Setiba di Alun-Alun Pasuruan, ia memarkir kendaraannya di sisi timur.
Ia mencari tukang parkir untuk memarkir kendaraannya, namun tidak ada tukang parkir yang menghampirinya.
Usai mengunci pintu mobil, ia lalu pergi ke masjid untuk menunaikan salat Magrib.
Karena waktu itu, sudah mendekati azan Magrib. Sekitar 20 menit, dirinya keluar masjid dan menuju ke lokasi mobil.
Namun, mobil tersebut tak lagi ditemukan. Tanpa pikir panjang, dirinya menanyakan kantor polisi terdekat.
Dia menuju ke Polsek Purworejo untuk laporan. Empat jam usai pelaporan, dia mulai bernapas lega. Mobil itu berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Purworejo, pada Jumat (7/2) pagi.
Endy mengaku, ia sudah sering menyewa mobil tersebut. Bahkan, saat disewanya pernah dipakai orang lain. “Sering menyewa, Mas. Pernah dipakai orang lain juga,” katanya.
Sementara, pemilik mobil Dul Kifli, 48, warga Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, menyampaikan, dirinya bukan rental mobil. Hanya saja, menyewakan mobilnya pada orang yang dikenal saja.
“Ke keluarga, saudara, dan teman. Penyewa (Endy) ini kenal sebagai teman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, memang pukul 17.00 mulai disewa Endy. Tapi, waktu berakhir disewa pada pukul 24.00. Sebelumnya, dirinya memberitahu, waktu mobil disewa akan berakhir. Sayangnya, handphone Endy tidak aktif.
Dirinya pun mulai resah. Bahkan, semenjak mendengar kabar kehilangan mobil dan mengetahui mobil itu miliknya. “Ditambah lagi, penyewa dihubungi tidak diangkat,” akunya.
Setelah itu, dirinya mengetahui jika mobil hilang itu diurus Polsek Purworejo. Dirinya pun menuju ke Mapolsek. “Tiba di Polsek mobil sudah ada, sekitar pukul 03.00 itu,” ujarnya.
Dengan kejadian ini, dirinya akan lebih berhati-hati untuk menyewakan mobilnya.
Secara terpisah, Kapolsek Purworejo Kompol Muljono menjelaskan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung olah TKP. Dan mengecek CCTV di sekitar alun-alun. Namun CCTV yang ada, semuanya dalam keadaan nonaktif.
Akhirnya, anggota reskrim menyebar untuk mencari mobil itu. Dengan bekal informasi, keberadan mobil itu akhirnya terlacak. “Informasi yang kami dapat, mobil tersebut mengarah ke selatan. Kami menuju ke sana untuk pengejaran,” imbuhnya.
Tiba di arah jalan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, tiba-tiba ada mobil yang mencurigakan. Melintas dengan kecepatan penuh. Mobil tersebut sama dengan ciri yang dilaporkan.
Akhirnya dilakukan pengejaran. Katanya karena petugas mengendarai kendaraan roda dua, mobil yang kabur sempat lolos dari pengejaran.
Namun tak putus asa, petugas menghubungi rekan lainnya untuk dilakukan pengejaran.
Sampai di area Wonorejo, mobil tersebut sudah ditemukan dalam kondisi parkir di tepi jalan. Sementara si pelaku, melarikan diri. Mobil lalu dibawa ke Mapolsek Purworejo.
Kasus ini sudah dalam tahap penyidikan. Pihaknya meyakinkan, dalam waktu dekat, pelaku akan segera tertangkap.
“Doakan saja, dalam waktu dekat pelaku akan segera ditangkap,” akunya.
Menurutnya, dugaan kuat bahwa mobil tersebut sengaja dicuri dengan menggunakan kunci yang telah diduplikatkan. Itu lantaran mobil tersebut merupakan mobil rentalan, tanpa dilengkapi sistem GPS dan nonalarm. Tempat kunci mobil tidak dirusak.
Berdasarkan dari bahan CCTV yang didapatkan kepolisian, pelaku lebih dari satu orang. “Kami akan terus mengembangkannya dengan memeriksa para saksi terkait. Baik jukir, penyewa mobil, dan pemilik rental,” sambung dia. (zen/one)
Editor : Muhammad Fahmi